Luapan Bengawan Njero di Balik Aksi Mempelai Wanita Arungi Banjir Lamongan

Eko Sudjarwo - detikJatim
Sabtu, 22 Jan 2022 21:17 WIB
Video mempelai wanita mengarungi banjir beredar di media sosial. Pengantin itu naik perahu menuju tempat akad nikah, yakni KUA Kecamatan Turi.
Mempelai wanita mengarungi banjir/Foto: Tangkapan Layar
Lamongan -

Video mempelai wanita di Lamongan yang mengarungi banjir beredar di media sosial. Banjir tersebut disebabkan meluapnya Bengawan Njero.

Salah seorang warga, Thohari membenarkan, aksi mempelai wanita mengarungi banjir itu terjadi di Desa Kepudibener, Kecamatan Turi. Wanita itu bernama Fitri.

Ia juga membenarkan, Desa Kepudibener tengah dilanda banjir luapan Bengawan Njero. Bahkan menurutnya, banjir kali ini lebih parah dibanding banjir yang sempat surut beberapa waktu lalu.

"Tambah tinggi yang sekarang daripada yang pertama dulu. Banjir kali ini sampai membuat sebagian jalan kampung banyak yang tergenang," ujar Thohari kepada detikJatim, Sabtu (22/1/2022).

Ia menyebut, mempelai bergaun putih itu mengarungi banjir menuju KUA untuk melangsungkan akad nikah. "Benar. Itu video tadi pagi di desa saya, Desa Kepudibener," imbuhnya.

Dalam data yang dihimpun dari BPBD Lamongan, banjir akibat luapan Bengawan Njero masih melanda 26 desa di 5 kecamatan di Lamongan. Yaitu Kecamatan Turi, Kalitengah, Deket, Glagah dan Karangbinangun.

Untuk membantu warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, BPBD Lamongan menerjunkan 2 mobil pikap untuk mengangkut warga dan motor, dari Pasar Kiringan menuju ke desa terdekat yang tidak kebanjiran.

Selain itu, OPD juga secara bergiliran menyediakan kendaraan untuk warga. Untuk mengurangi debit air, 4 pompa yang berada di Kuro, Kecamatan Glagah telah diaktifkan.



Simak Video "Dahsyatnya Banjir di Afrika Selatan Hingga Tewaskan 341 Orang"
[Gambas:Video 20detik]
(sun/iwd)