Penyebab Seorang Warga di Magetan Dapat Akta Kematian Meski Masih Hidup

Sugeng Harianto - detikJatim
Sabtu, 22 Jan 2022 10:05 WIB
Suparlan penerima akta kematian dirinya.
Suparlan, warga Magetan/Foto: Sugeng Harianto
Magetan -

Dispendukcapil Magetan angkat bicara soal terbitnya akta kematian Suparlan yang ternyata masih hidup. Dispendukcapil mengaku sudah bekerja sesuai prosedur.

"Saya ada dasar (penerbitan akta kematian)," ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Magetan Hermawan saat dikonfirmasi detikJatim, Sabtu (22/1/2022).

Suparlan merupakan warga Desa Mojopurno, Kecamatan Ngariboyo. Terbitnya akta kematian atas nama Suparlan, kata Hermawan, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Magetan.

"Akta kematian berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan. Mungkin karena ramainya angka kematian di masa pandemi COVID-19 pada awal tahun 2021, sangat memungkinkan terjadinya kesalahan imput data," ungkapnya.

"Yang bersangkutan (Suparlan) memang juga mengakui pernah COVID-19," imbuhnya.

Hermawan mengaku, Dispendukcapil telah kembali mengaktifkan data kependudukan yang bersangkutan. Dengan diaktifkannya data kependudukan, dipastikan Suparlan tidak akan mengalami permasalahan terkait data kependudukan.

"Saya jamin setelah diaktifkan lagi datanya bisa digunakan seperti sedia kala, tidak ada permasalahan layanan publik apapun," ucapnya.

Hermawan juga meminta maaf kepada masyarakat terkait adanya kekeliruan penerbitan akta kematian. Dia mengimbau masyarakat yang mengalami hal yang sama seperti yang dialami Suparlan, untuk segera melapor ke Dispendukcapil.

Bupati Magetan H Suprawoto mengatakan, masalah akta kematian Suparlan sudah clear. Itu murni kesalahan input data atau human eror.

"Human error, dan sudah dikunjungi dan dijelaskan duduk masalahnya dan sekaligus minta maaf oleh Kadispendukcapil Magetan. Sudah clear," ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Magetan dr Rohmat Hidayat juga menjelaskan, kemungkinan ada kesalahan waktu input data di NAR. "Karena dulu sebelum ada kebijakan auto rilis setiap hari kita melaporkan kasus konfirmasi (COVID-19), yang sembuh dan meninggal dunia ke Provinsi secara manual. Waktu itu yang menginput di NAR bukan kita," jelas Rohmat.



Simak Video "Pilu Wanita Magetan Menikah Tanpa Mempelai Pria"
[Gambas:Video 20detik]
(sun/fat)