Banjir Rendam 4 Kelurahan di Kota Mojokerto

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Jumat, 21 Jan 2022 23:09 WIB
banjir di mojokerto
Banjir merendam lingkungan di Kota Mojokerto (Foto: Enggran Eko Budianto)
Mojokerto -

Hujan deras sekitar 3 jam mengakibatkan 4 kelurahan di Kota Mojokerto dilanda banjir. Ketinggian air di permukiman penduduk mencapai selutut orang dewasa.

Pantauan detikjatim pukul 22.00 WIB, banjir melanda Purwotengah 2, 5 dan 6 di, Kelurahan Purwotengah, Kecamatan Kranggan. Ketinggian air di jalan-jalan lingkungan mencapai betis orang dewasa. Air sampai masuk ke sebagian rumah warga.

Warga Purwotengah 2, Hilda (21) mengatakan, hujan deras mengguyur sejak sekitar pukul 16.00-19.00 WIB. Namun, banjir mulai melanda sekitar pukul 18.00 WIB.

"Banjir masuk ke dapur rumah saya saja," kata Hilda kepada detikJatim, Jumat (21/1/2022).

banjir di mojokertoFoto: Enggran Eko Budianto

Hilda menjelaskan banjir sudah kerap melanda lingkungannya setiap hujan deras mengguyur dalam waktu lama. Hilda berharap pemerintah mengatasi persoalan banjir secara permanen. Karena banjir mengganggu aktivitasnya.

"Aktivitas terganggu sekali, seperti hari ini seharusnya saya kerja, jadi tidak bisa berangkat. Karena kalau keluarkan motor takutnya air masuk ke rumah tetangga, apalagi pakai mobil," terangnya.

Hal senada dikatakan Fauziyah (40), warga Purwotengah 5. Menurutnya, banjir sejak pukul 18.00 WIB sempat selutut orang dewasa di jalan lingkungan.

Air juga sempat masuk ke teras rumahnya, serta beberapa kamar kos milik tetangganya. Banjir mulai surut sekitar pukul 20.30 WIB. Namun, hingga pukul 22.00 WIB, jalan Purwotengah 5 masih tergenang sebetis orang dewasa.

"Banjir sudah sering setiap hujan deras lama. Padahal saluran air sudah dibongkar dan diperbaiki. Harapannya tolong bagaimana caranya supaya tidak banjir," ujarnya.

Plt Kasatlak Penanggulangan Bencana Kota Mojokerto Heryana Dodik Murtono menjelaskan, genangan terjadi di 4 kelurahan. Yaitu Purwotengah, Gedongan, Magersari, Jagalan, serta Jalan Majapahit Utara. Menurutnya, ketinggian air di Kelurahan Gedongan, Magersari dan Jagalan hanya 10-15 cm pada pukul 20.00 WIB.

Pihaknya berupaya mengatasi genangan malam ini dengan mengoperasikan sejumlah pompa air untuk membuang air ke Sungai Sadar dan Sungai Brantas. Sehingga saat ini genangan di tiga kelurahan sudah surut.

"(Apa penyebab banjir) Satu, karena kondisi geografis kota berupa cekungan, dan pemkot sudah maksimal dengan membenahi drainase dan beberapa titik mesin pompa. Kondisi sekarang jauh lebih sedikit titik-titik yang tergenang banjir karena sudah ada pompanya," tandas Dodik.



Simak Video "Permukiman di Jambi Terendam Banjir, Sejumlah Warga Dievakuasi"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)