Banjir di Rejoso Pasuruan Belum Surut Meski 5 Hari Berlalu

Muhajir Arifin - detikJatim
Jumat, 21 Jan 2022 14:19 WIB
Lima Hari Banjir Rejoso Pasuruan Belum Surut, Ratusan Pengungsi Masih Bertahan
Pengungsi di Pasuruan (Foto: Muhajir Arifin/detikcom)
Pasuruan -

Banjir masih terjadi di wilayah Kabupaten Pasuruan. Salah satunya di Kecamatan Rejoso. Ada tiga desa masih terendam banjir hingga kini.

Tiga desa yag masih terendam itu adalah Desa Rejoso Lor, Kedungbako dan Jarangan. Di Desa Rejoso Lor bahkan air masih mencapai ketinggian 60 cm setelah lima hari berlalu.

Camat Rejoso, Ahmad Hadi menyebut ada 2.000 orang lebih yang mengungsi saat terjadi banjir. Namun jumlah itu kini telah menurun menjadi 447 orang karena sejumlah wilayah sudah surut.

Hadi menambahkan pengungsi terbanyak berasal dari Desa Rejoso Lor. Karena air belum surut, mereka kini masih bertahan di posko pengungsian di kantor desa.

"Saat ini total pengungsi 447, kemarin lebih 2.000. Banyak titik yang sudah surut," kata Hadi, saat ditemui di Posko Lapangan Rejoso, Jumat (21/1/2022).

Uswatun Khasanah (19), salah satu pengungsi dari Rejoso Lor mengaku dirinya sudah berada di kantor desa sejak hari Senin. Ia berharap air yang merendam rumahnya segera surut. "Saya sejak Senin malam di sini, rumah banjir," ujar Uswatun.

Senada, Winda berharap pemerintah segera menemukan solusi untuk mengatasi air yang belum surut. Sebab ia ingin segera pulang ke rumah. "Pengen kembali ke rumah," ucap Winda.

Banjir di Rejoso terjadi sejak Senin (17/1) malam lalu akibat luapan Sungai Rejoso. Luapan sungai itu kemudian membanjiri belasan desa di Kecamatan Grati, Winongan dan Rejoso. Namun hingga hari kelima ini, air yang merendam di Rejoso masih belum surut. Padahal di di Grati dan Winongan telah surut.



Simak Video "Permukiman di Jambi Terendam Banjir, Sejumlah Warga Dievakuasi"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/fat)