Ridwan Kamil Tak Ingin Bawa ke MKD soal Arteria Minta Kajati Ganti Bahasa Sunda

Hilda Meilisa - detikJatim
Kamis, 20 Jan 2022 14:24 WIB
gubernur jabar ridwan kamil di grahadi bertemu khofifah
Ridwan Kamil dan Gubernur Khofifah (Foto: Hilda Meilisa Rinanda/detikcom)
Surabaya -

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengaku tak ingin membawa persoalan Arteria Dahlan ke ranah yang lebih formal. Kang Emil sapaaan akrabnya, ingin persoalan ini diselesaikan kekeluargaan.

Sebelumnya, kontroversi Arteria Dahlan yang meminta kepala kejaksaan tinggi (Kajati) dipecat gegara berbahasa Sunda saat rapat berbuntut panjang. Arteria mengatakan, ada mekanisme lapor Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) bagi yang tidak senang atas pernyataannya.

Kang Emil menyebut persoalan ini baiknya diselesaikan secara kekeluargaan. Misalnya dengan permintaan maaf, hal ini dinilainya lebih mulia.

"Saya sudah sampaikan secukupnya saja bahwa kalau ada kesalahpahaman, lebih mulia itu menghaturkan permohonan maaf saja," kata Kang Emil di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (20/1/2022).

"Karena itu akan menunjukkan kebesaran seorang individu ya. Kita ini kan masyarakat timur, semuanya silaturahmi," imbuhnya.

Tak hanya itu, Kang Emil menyebut bisa saja pihaknya melewati prosedur formal seperti lapor MKD. Namun, Kang Emil memilih lebih mengedepankan hal lain yang lebih bijak.

"Prosedur-prosedur formal ya bisa saja, tapi hidup ini kan tidak selalu harus formal ya. Ada sila keempat musyawarah dan mufakat," tambahnya.

Di kesempatan ini, Kang Emil mengajak semua pihak untuk menjaga kebhinekaan dan mengurangi potensi pertengkaran.

"Tapi poinnya, kita jaga kebhinekaan kita ini. Dari gestur, dari lisan yang nanti jadi salah tafsir. Mungkin maksudnya tidak A, tapi ditafsir A, jadi salah paham dan akibatnya kita ramai di ruang-ruang informasi kita sehingga menghabiskan waktu," pesannya.

"Jadi kurangi potensi pertengkaran, bicaralah yang baik atau diam, kan ada haditsnya dan itu harus ditunjukkan semua pemimpin, saya kira itu," pungkas Kang Emil.



Simak Video "Ridwan Kamil Tuntut Arteria Minta Maaf ke Masyarakat Sunda"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/fat)