Walkot Eri Siapkan Oksigen-Obat COVID-19 Antisipasi Kelangkaan di Surabaya

Esti Widiyana - detikJatim
Rabu, 19 Jan 2022 17:40 WIB
Puncak Omicron di Indonesia Diprediksi Februari-Maret, Ini Kata Pemerintah
Foto: Edi Wahyono/detikcom
Surabaya -

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan RS Lapangan Tembak hingga Gelora Bung Tomo (GBT) untuk mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 yang dipicu varian Omicron. Eri juga menyiapkan obat-obatan hingga oksigen.

Eri mengatakan Pemkot Surabaya juga menyiapkan obat-obatan dan oksigen agar tidak terjadi kelangkaan seperti gelombang dua lalu.

"Obat-obatan sudah kita sudah koordinasi ketika ada lonjakan. Setelah kejadian kemarin, jangan sampai terulang obat habis dan oksigen habis. Ini sudah kita siapkan. Kita koordinasi dengan Kemenkes, provinsi, dari pengalaman kemarin koordinasi bisa menyelesaikan COVID-19. InsyaAllah tidak ada kelangkaan," kata Eri kepada detikJatim, Rabu (19/1/2022).

"Kemarin oksigen nggak ada di Surabaya, saat itu pada saat RSLT butuh oksigen untuk 200 orang dan kecepatan Bu Gubernur memberikan mobil tangki ke RSLT. Seandainya Bu Gubernur tidak memberikan oksigen, bisa-bisa 200 orang ini sedo (meninggal). Karena waktu itu koordinatornya provinsi, dan responnya cepat," tambah Eri.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Surabaya Nanik Sukristina mengatakan, pihaknya sudah siaga jika terjadi lonjakan gelombang 3. RS sudah dibuatkan SE siaga dan memfungsikan kembali sejumlah RS.

"Kita juga sudah cek untuk asrama haji akan dioptimalkan, RSLT kalau perlu difungsikan kembali. Semua sarana masih stand by, saat diperlukan kita siap. Tapi kita tidak berharap lonjakan seperti yang diprediksi, tapi tetap siaga. Kasus COVID-19 memang ada peningkatan," pungkasnya.



Simak Video "WHO Ingatkan Pandemi Covid-19 Belum Usai: Kasus Naik di 50 Negara"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/fat)