M Ridwan Senang Jumpa Eks Klub PSIS, Ingin Bawa Persiraja Curi Poin di Jatidiri

M Ridwan Senang Jumpa Eks Klub PSIS, Ingin Bawa Persiraja Curi Poin di Jatidiri

Prihatnomo - detikJateng
Kamis, 08 Okt 2026 18:20 WIB
Pelatih Persiraja Banda Aceh, Muhammad Ridwan. Foto diunggah Kamis (8/10/2026).
Pelatih Persiraja Banda Aceh, Muhammad Ridwan. Foto diunggah Kamis (8/10/2026). Foto: dok. Instagram/@persiraja_official
Semarang -

Stadion Jatidiri Semarang punya cerita tersendiri bagi Muhammad Ridwan. Dulu, Jatidiri bukan hanya sekadar stadion tapi juga kebanggaan pelatih berusia 46 tahun itu.

Namun, kali ini mantan pemain PSIS Semarang tersebut datang dengan misi berbeda. Ridwan akan memimpin pasukannya, Persiraja Banda Aceh, menghadapi PSIS pada pekan kelima Championship 2026/2027, pada Jumat (9/10) malam, mulai pukul 19.00 WIB.

Ridwan mengaku antusias menyambut momen tersebut. Ini menjadi pengalaman pertamanya menghadapi PSIS dari luar lapangan setelah sebelumnya pernah menjadi bagian dari Laskar Mahesa Jenar sebagai pemain juga tim pelatih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya selalu excited kembali ke Jatidiri, bermain di sana. Ini memang momen pertama kali saya menghadapi PSIS dari luar lapangan sebagai pelatih," kata Ridwan di Semarang pada Kamis (8/10/2026).

ADVERTISEMENT

Meski membawa kenangan tersendiri, Ridwan memastikan fokusnya tetap pada pertandingan. Persiraja datang ke Semarang dengan misi mengakhiri tren negatif sekaligus membawa pulang poin.

"Untuk laga besok saya excited. Bukan untuk hal buruk, tetapi bagaimana untuk mendapatkan poin, memutus tren negatif. Saya rasa anak-anak punya kapasitas untuk mendapatkan itu," tuturnya.

Persiraja memang belum meraih kemenangan dalam empat pertandingan awal Championship 2026/2027, dengan semua laga berakhir kalah. Karena itu, Ridwan terus mematangkan persiapan tim setelah kekalahan pada pertandingan terakhir melawan Sumsel United.

"Persiapan kami baik. Pascalaga terakhir melawan Sumsel di kandang, kami langsung melakukan persiapan intens," bebernya.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama adalah penyelesaian akhir. Ridwan menilai Persiraja sebenarnya mampu menciptakan sejumlah peluang, tetapi belum maksimal dalam mencetak gol.

"Evaluasi lebih ke catatan soal finishing. Di laga terakhir kami banyak peluang, tetapi cuma satu gol yang bisa dicetak ke gawang lawan," ungkapnya.

Selain aspek teknis, Ridwan juga berusaha mengembalikan kepercayaan diri para pemain. Ia ingin skuad Persiraja tampil lebih lepas ketika menghadapi PSIS.

"Kami juga terus mengembalikan confidence atau kepercayaan diri pemain agar di laga nanti rasa percaya diri mereka kembali muncul, bisa bermain lepas dan tanpa beban," tegasnya.

Namun Ridwan menyadari tugas Persiraja tidak mudah. PSIS sedang berada dalam tren positif dan memiliki catatan bagus ketika bermain di kandang.

"Mereka bagus di awal musim ini, terutama saat main di laga kandang. Tapi besok kami melihat pressure ada di PSIS. Artinya kami akan bermain nothing to lose, tanpa beban, dan mencoba menampilkan yang terbaik untuk meraih hasil maksimal," jelasnya.



(apu/apl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads