PSIS Semarang sukses mencuri poin di kandang Semen Padang. Di menit terakhir, Laskar Mahesa Jenar mampu menyamakan skor menjadi 1-1.
"Memang cita-cita kita ke sini bisa mendapatkan 3 poin. Tapi kami diberi 1 poin kami syukuri," kata pelatih PSIS, Widodo C Putro dalam keterangan yang diterima detikJateng pada Minggu (20/9/2026).
Widodo menyebut jika laga kedua tim berjalan menarik. Pelatih berusia 55 tahun itu juga memuji penampilan kiper Semen Padang, Ikram Giffari, yang beberapa kali menggagalkan peluang timnya.
"Dimana tadi permainan memang sangat atraktif, saling serang menyerang tapi memang di babak pertama kami sedikit canggung, adaptasi dengan situasi yang ada. Setelah babak kedua baru kita mulai mempermainkan permainan kita," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kipernya (Semen Padang) juga cukup bagus ya. Pemain regulasi tapi beberapa kali menggagalkan peluang kita tadi," sambungnya.
Kebahagiaan membawa pulang poin juga disampaikan Hari Nur Yulianto yang tampil menjadi penyelamat PSIS di laga tersebut. Meski begitu, ia menyebut hasil ini juga berkat kerja keras para pemain di lapangan.
"Kalau dari saya pribadi, alhamdulillah kita away kali ini mendapatkan poin, walaupun sebenarnya kita menginginkan 3 poin di sini, tapi alhamdulillah kita dapat satu poin di sini, karena semua main kerja keras sampai akhir," jelasnya.
Sebagia informasi, tambahan satu poin di pekan kedua Championship 2026/2027 membuat PSIS saat ini menempati posisi ketiga dengan nilai 3 poin.
