Pelatih PSIS Semarang, Widodo C Putro, mengaku masih belum puas dengan performa anak asuhnya meski di uji coba terakhir lawan Deltras FC, Laskar Mahesa Jenar menang 2-1. Berikut sederet isu yang diungkap Widodo.
"Dikatakan saya puas? Belum. Kami tidak berpuas diri. Kami juga tetap fokus untuk terus memperbaiki untuk menatap mulainya Liga," tutur Widodo dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Minggu(23/8/2026).
"Tentunya masih banyak catatan yang harus kita perbaiki. Kita masih harus berbenah sebelum kompetisi resmi nanti," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
WCP, julukan Widodo C Putro, mengatakan dari sisi kekompakan, para pemain PSIS memperlihatkan progres signifikan. Namun, dia menyoroti masih ada kesalahan individu yang dibuat pasukannya.
"Dari sisi kekompakan pemain cukup signifikan. Kesalahan-kesalahan per individu masih ada, itu normal. Ke depan sebisa mungkin diminimalisasi kesalahan-kesalahan itu," ungkapnya.
Mantan pelatih Deltras dan Garudayaksa itu melanjutkan, dirinya bersyukur PSIS meraih kemenangan 2-1 dalam uji coba yang dihelat di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (22/8) malam. Gol-gol tim tamu dicetak Jonathan Bustos dan Deri Corfe.
"Pertama bersyukur karena pemain sehat dan tidak ada yang cedera. Kemudian hasil juga yang ditunggu, kita bisa memenangkan pertandingan karena itulah cita-cita kita," tutur Widodo.
Widodo menjelaskan, kemenangan di laga uji coba menjadi bagian dari proses membangun mental juara tim. Ia menghendaki PSIS mempunyai target yang sama ketika musim Championship 2026/2027 bergulir, bisa meraih tiga poin baik kandang maupun tandang.
"Untuk mengarungi kompetisi nanti kami punya cita-cita untuk setiap laga bisa memenangkan pertandingan, baik laga home maupun away," terangnya.
