Javier Mascherano disebut cabut dari Inter Miami. Rumor berkembang bahwa dia didepak karena ada campur tangan Lionel Messi di dalamnya, hal ini membuat Mascherano langsung membuat klarifikasi.
Diketahui, pengumuman hengkangnya Mascherano dibuat Inter Miami di situs resminya pada Selasa (14/4) waktu setempat. Namun, kabar yang berembus, pihak klub yang memecat Mascherano karena performa buruk tim berjuluk The Herons di awal musim.
Sebagai juara bertahan, statistik Inter Miami di tujuh laga awal Major League Soccer (MLS) 2026 adalah tiga kali menang dan tiga kali kalah, dengan sisanya imbang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walhasil, mereka duduk di posisi ketiga klasemen Wilayah Timur dengan hanya selisih gol +1. Situasi buruk ini berlanjut, di mana Messi cs kalah di babak 16 Besar Concacaf Champions Cup dari Nashville SC.
Dilansir detikSepakbola, Kamis (16/4/2026), bahkan Inter Miami belum pernah menang di dua laga pertama di stadion baru mereka, Nu Stadium. Ditengarai, start buruk mereka tak lepas dari pensiunnya dua pemain penting, Sergio Busquets dan Jordi Alba, akhir musim lalu.
Selain performa buruk tim, Mascherano juga disebut gagal memegang kendali di ruang ganti. Messi pun disebut-sebut sebagai biang Mascherano cabut.
Kabarnya, La Pulga, julukan Mascherano, tidak akur dengan Mascherano. Padahal, keduanya sempat setim di Barcelona, di mana Mascherano bermai pada medio 2010-2018.
Rumor bergulir bahwa Messi-lah yang menentukan siapa saja pemain yang berhak dekat dengannya dan berada di tim. Itulah yang membuat Mascherano memilih pergi daripada mengganggu keharmonisan tim.
Klarifikasi Mascherano
Rumor tersebut langsung dibantah oleh Mascherano. Mantan gelandang Liverpool itu mengaku dia hengkang karena alasan pribadi.
"Saya ingin semua orang tahu bahwa saya berhenti sebagai pelatih karena alasan pribadi. Saya akan selalu mengenang momen ketika kami merebut gelar juara pertama dan saya akan selalu mendoakan yang terbaik untuk klub," ujar Mascherano dalam keterangan di situs resmi klub.
Mascherano yang memegang tim sejak November 2024 punya 37 kemenangan dari 67 laga alias rasio 55,2 persen.
(apu/dil)











































