Pertandingan antara PSIS Semarang lawan Barito Putera berakhir dengan skor 0-1. Laskar Mahesa Jenar kalah dari Laskar Antasari di kandang sendiri.
Pada putaran pertama akhir tahun 2025, PSIS juga kalah dari Barito. Pertandingan di Stadion Jatidiri, Semarang hari Minggu (5/4) kemarin seharusnya menjadi peluang PSIS membalas.
PSIS Percaya Diri
Pada jumpa pers sebelum pertandingan yang digelar Sabtu (4/4), Pelatih PSIS, Andri Ramawi mengatakan kondisi para pemain sudah sangat siap. Optimisme kemenangan di pertandingan sebelumnya juga mejadi pendorong semangat untuk membalas kekalahan dari Barito pada putaran pertama.
"Ya kita coba untuk putus hasil buruk dengan Barito. Semoga kita bisa dapat 3 poin besok," kata Andri, Sabtu (4/4/2026).
Baca juga: PSIS Takluk dari Tamunya Barito 0-1 |
Hasil Pertandingan
Di awal babak pertama, tim terlihat sama kuat. Skor berhasil dibuat Persijap di menit 24 lewat sontekan Bayu Pradana. Pemain bernomor punggung 13 itu sukses menjebol gawang PSIS yang dijaga kiper Mario Londok memanfaatkan kelengahan pertahanan tuan rumah. Skor 1-0 untuk Barito.
PSIS coba bangkit usai jeda. Namun lagi-lagi serangan yang dibangun masih buntu. Setelahnya Barito tampil mendominasi.
Menit 53, Barito mencetak gol kedua. Namun wasit menganulir gol tersebut karena pemain Barito dinyatakan offside terlebih dahulu. Menit 61, Barito belum berhenti mengancam. Namun kali ini upaya tim tamu masih bisa diamankan kiper PSIS, Mario Londok.
PSIS terus berusaha mencetak gol pertama. Menit 88, peluang datang lewat Otavio Dutra. Sayang tendangannya masih bisa ditepis kiper Barito, M Ridho.
Perpanjangan waktu diberikan selama 8 menit. Namun skor tidak berubah, PSIS kalah 0-1 dari Barito Putera.
Evaluasi Finishing
Kekalahan di pekan 23 Championship 2025/2026 memang tak mengubah posisi PSIS di posisi delapan. Namun membuat kesempatan menjauh dari zona merah sirna.
Andri mengakui ada kekecewaan dalam hasil pertandingan tersebut. Pelatih berusia 42 Tahun menyebut timnya mencoba beberapa game plan setelah Barito unggul. Namun usaha Otavio Dutra dkk tetap kesulitan membongkar rapatnya pertahanan lawan.
"Mereka coba untuk lebih padat pada saat di area pertahanan sendiri. Kita coba beberapa pergantian dengan memasukkan Fahmi, Wawan dan Rafinha yang punya penetrasi dan akselerasi yang bisa masuk ke dalam kotak pinalti. Tapi sekali lagi peluang-peluang yang diciptakan belum bisa menjadikan gol," Ujar Andri.
"Memang itu salah satu PR kita, yang sebelumnya itu sudah lebih baik tapi sekarang kita harus perbaiki lagi masalah finishing touch ini. Ya sekali lagi Barito juga cukup baik dalam pertahanan," imbuhnya.
Kini PSIS akan menjalani dua laga tandang melawan tuan rumah Persiku Kudus pada Sabtu (11/4) dan Persipura Jayapura pada (18/4) mendatang. Menurut Andri timnya harus menang agar tidak tersingkir.
"Dua laga tandang itu jadi final bagi kami. Karena posisi kita belum aman, semoga kami bisa mencuri poin penuh. Kalau kepleset lagi nanti bisa dimanfaatkan Persiba," jelasnya.
Simak Video "Video Momen Barito Putera Lawan 12 Pemain PSM "
(alg/alg)