Jeda kompetisi Championship 2025/2026 selama dua pekan kembali dimaksimalkan PSIS Semarang untuk menggelar pemusatan latihan di Yogyakarta. Hal ini dilakukan untuk membangun tim kembali lebih solid karena Laskar Mahesa Jenar menutup putaran kedua dengan hasil kurang memuaskan.
Mewakili manajemen, Asisten Manager Reza Handhika menuturkan bahwa pemusatan latihan ini digelar untuk lebih mematangkan kesiapan tim jelang menatap putaran ketiga yang akan berlangsung pada 15 Februari 2026 mendatang.
"Jeda kompetisi kami manfaatkan untuk menggelar pemusatan latihan di Yogyakarta. Pemusatan latihan ini jadi wujud keseriusan manajemen untuk memperbaiki performa tim PSIS," ujar Reza di Semarang, Rabu (4/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencananya PSIS menggelar pemusatan latihan selama satu pekan ke depan yang akan dipimpin Direktur Teknik, Angel Alfredo Vera, sembari menunggu pelatih kepala baru.
Alasan Yogyakarta dipilih sebagai tempat pemusatan latihan dikarenakan di Semarang cukup sulit mendapat lapangan yang berkualitas, terlebih saat musim hujan seperti saat ini.
"Hal lain yang jadi pertimbangan kami di Yogyakarta adalah faktor cuaca di Semarang saat ini sedang sering turun hujan sehingga tidak banyak lapangan yang bisa kami digunakan untuk program tim pelatih." tutur Reza.
Tak hanya fokus fisik dan taktikal, Reza menyebut pemusatan latihan ini juga menjadi momen evaluasi menyeluruh.
"Evaluasi pasti ada. Target kami jelas, bertahan di Championship. Kami juga masih memaksimalkan jendela transfer yang ditutup pada 6 Februari 2026. Soal siapa yang dilepas atau direkrut, itu sepenuhnya menjadi kewenangan tim pelatih," pungkas Reza.
Hingga pekan 18 atau putaran kedua Championship 2025/2026 rampung, PSIS masih terjebak di papan bawah di posisi sembilan dengan nilai 11 poin. PSIS wajib bangkit di putaran ketiga jika ingin mewujudkan target bertahan musim ini.
Baca juga: PSIS Resmi Berpisah dengan Jafri Sastra |
(alg/alg)











































