Inkonsistensi kembali menjadi momok PSIS Semarang. Setelah sempat meraih kemenangan di laga sebelumnya, Laskar Mahesa Jenar justru kembali tumbang saat bermain di kandang sendiri.
Menjamu Kendal Tornado FC pada laga pekan ke-18 Championship 2025/2026 di Stadion Jatidiri, Jumat (30/1), PSIS tak mampu berbuat banyak dan harus menyerah dengan skor telak 0-3 dari tim tamu.
Kekalahan tersebut membuat posisi PSIS kian terpuruk di papan bawah klasemen. Hingga pekan ke-18, PSIS masih tertahan di peringkat sembilan dengan koleksi 11 poin, situasi yang jelas belum aman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra, mengaku sangat menyesalkan hasil negatif yang kembali diraih timnya. Menurutnya, para pemain sebenarnya sudah menunjukkan kerja keras dan keinginan kuat untuk meraih kemenangan, namun hasil akhir jauh dari harapan.
"Kami punya keinginan untuk menang, pemain bekerja keras. Tapi hasil akhirnya sangat mengecewakan dan tidak sesuai dengan apa yang kami sampaikan sebelum pertandingan," ujar Jafri usai laga, Jumat (30/1/2026).
Ia menyoroti inkonsistensi performa tim dalam beberapa pertandingan terakhir. Dalam tiga laga terakhir, PSIS menampilkan wajah yang berbeda-beda, namun dua di antaranya berakhir dengan kekalahan dan kebobolan enam gol.
"Dari tiga laga, tiga penampilan kami berbeda. Dua laga kami kalah dengan kebobolan enam gol, dan satu laga kami menang bukan dari skema open play," jelasnya.
Jafri juga menegaskan bahwa tim pelatih selalu berupaya melakukan evaluasi menyeluruh usai pertandingan, mulai dari masalah chemistry, fisik, penyelesaian akhir, hingga lini pertahanan.
Namun, hasil di laga kontra Kendal Tornado FC dinilainya kembali mencerminkan masalah yang sama seperti saat menghadapi tim-tim papan atas.
"Kondisi di lapangan seperti kurang 'berdarah'. Lawan bisa melakukan apa yang mereka inginkan. Ditambah lagi, di dua pertandingan terakhir kami kembali mendapat kartu merah di awal atau babak pertama. Itu jelas sangat merugikan tim," tegasnya.
Sementara itu, perwakilan pemain PSIS, Gustur Cahyo, menyampaikan permohonan maaf kepada suporter setia PSIS atas hasil mengecewakan tersebut.
"Maaf untuk Semarang fans, kami belum bisa mengambil tiga poin lagi. Saya tidak mau banyak bicara, sisa pertandingan di putaran ketiga wajib kami maksimalkan," ujarnya singkat.
(apl/dil)











































