PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengusulkan agar kuota pemain asing di Liga 1 musim depan ditambah dari 8 pemain menjadi 11 pemain. Hal itu dinilai sebagai strategi agar klub Indonesia bisa bersaing di pentas internasional.
Dilansir dari detikSepakbola, aturan tersebut akan diajukan ke PSSI. Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus menegaskan keputusan berada di tangan PSSI.
"Kalau musim depan, yang didaftarkan 11 yang dimainkan 8. Tapi tergantung PSSI yang memutuskan. Kemudian untuk musim 2026/2027, sebelas-sebelasnya bisa main. Kalau feeling saya rasanya belum dipenuhi. Tapi apakah 8 didaftarkan dan 8-nya boleh main, saya belum punya feeling sampai ke sana," kata Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus, kepada wartawan, Kamis (15/5/2025).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, saat ini komposisi pemain asing di Liga 1 adalah maksimal delapan pemain asing, yang enam di antaranya bisa ditampilkan sekaligus sebagai starter.
"Kami akan perhatikan efektivitas dari regulasi yang sudah berjalan enam orang main dan kuota 8 maksimal. Kami harus perhatikan data dulu. Sampai pekan 31, kami sudah punya data lengkap tapi belum dikirim ke PSSI karena tunggu pekan terakhir," ujarnya menambahkan.
Fery juga menyebut pihaknya ingin menyesuaikan kompetisi antarklub Asia yang membebaskan jumlah pemain asing. Dia mengatakan PT LIB juga ingin mendorong klub-klub Indonesia bisa unjuk gigi di pentas Asia.
"Kalau Liga 1, ide awalnya karena kami ingin bersaing di Asia jadi bukan karena harga pemain lokal mahal. Mulai musim ini, di Asia sudah bebas. Berangkat dari itu, makanya kami buat proposalnya untuk tiga tahun ke depan. Setidaknya akhir Mei sudah ada keputusan," ucap Ferry Paulus.
(afn/afn)