Bhayangkari Polresta Pati memberikan pelayanan kesehatan bagi warga yang terisolir banjir di Dukuh Biteng, Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus. Warga pun bersyukur bisa mendapatkan layanan kesehatan gratis tersebut.
Kegiatan tersebut berlangsung Kegiatan itu di rumah warga sekitar, Tika, pada Selasa (20/1/2026) pukul 08.00 WIB. Sebelumnya, Bhayangkari Polresta Pati memberikan layanan serupa di Desa Sunggingwarno pada Minggu (18/1).
Bakti sosial kesehatan tersebut diprakarsai oleh seorang Bhayangkari Polresta Pati, dr. Nanik Sulistyorini. Nanik turun langsung memberikan pemeriksaan dan pengobatan gratis kepada warga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mencapai lokasi, tim Bhayangkari dan tenaga medis harus menggunakan perahu kecil atau jukung lantaran akses darat masih terendam banjir. Meski begitu, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat tim untuk hadir dan membantu masyarakat.
Dukuh Biteng diketahui belum pernah mendapatkan penanganan medis langsung sejak terdampak banjir, sehingga upaya preventif dan pengobatan dinilai sangat penting untuk mencegah peningkatan penyakit kulit dan infeksi saluran pernapasan.
Sebanyak 141 warga Dukuh Biteng tercatat mengikuti layanan kesehatan. Bermacam keluhan yang dialami warga di antaranya didominasi gatal-gatal, batuk pilek, badan meriang, pusing, hingga gangguan pencernaan akibat banjir.
Seorang warga Dukuh Biteng, Marwan, bersyukur karena bisa mendapat pengobatan gratis setelah hampir sepekan mengalami pusing dan gatal-gatal.
"Alhamdulillah bisa berobat gratis. Semoga cepat sembuh dan banjir segera surut," ungkap Marwan seperti dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, hari ini.
Hal senada disampaikan perangkat Desa Banjarsari, Yuningsih. Menurutnya, banyak warga mengalami gangguan kesehatan akibat banjir.
"Keluhan paling banyak gatal-gatal, batuk pilek, bahkan ada yang muntaber. Dengan adanya pengobatan ini, kami berharap kondisi kesehatan warga segera pulih," kata Yuningsih.
Sementara itu, Nanik menjelaskan bakti sosial kesehatan difokuskan pada upaya pencegahan, dan penanganan dini penyakit akibat banjir.
"Kami ingin memastikan warga mendapatkan pelayanan kesehatan sejak awal agar tidak terjadi komplikasi. Lingkungan pascabanjir sangat rentan menimbulkan penyakit," jelas Nanik.
Melalui kegiatan ini, Bhayangkari Polresta Pati berkomitmen untuk terus hadir dalam aksi kemanusiaan, khususnya pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana, sebagai wujud nyata darma bhakti kepada masyarakat.
