Terpopuler Sepekan

Misteri Dentuman di Langit Jogja

Tim detikJateng - detikJateng
Minggu, 13 Mar 2022 06:40 WIB
clouds in the blue sky
Ilustrasi langit. (Foto: iStock)
Solo -

Suara dentuman yang didengar warga Jogja menjadi salah satu berita terpopuler detikJateng selama sepekan terakhir. Sejumlah pihak telah angkat bicara terkait suara yang terdengar pada Rabu (9/3) pagi tersebut.

Berikut ini rangkumannya:

BPPTKG pastikan dentuman bukan terkait Merapi

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) memastikan dentuman itu bukan dari aktivitas Gunung Merapi.

"Terkait suara dentuman yang terdengar oleh sebagian besar masyarakat di Yogyakarta dan sekitarnya pada pukul ±10.00 WIB, dapat kami sampaikan bahwa kejadian tersebut tidak berkaitan dengan Merapi. Seismogram stasiun PUSS pukul ±10.00 tidak menunjukkan aktivitas yang signifikan," bunyi postingan akun BPPTKG, dikutip detikJateng, Rabu (9/3).

Sementara itu dalam keterangannya, BPPTKG menjelaskan hasil pengamatan aktivitas Gunung Merapi hari ini pukul 06.00-12.00 WIB, secara visual gunung jelas, asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 20-50 m di atas puncak kawah.

Kemudian teramati dua kali guguran lava dengan jarak luncur maksimal 1.200 meter ke arah barat daya. Gempa guguran 33 kali, amplitudo 3-35 mm, durasi 37-191 detik. Dan embusan 1 kali, amplitudo 3 mm, durasi 19 detik. Tingkat aktivitas Gunung Merapi Level III (Siaga).

Akun Twitter Dinas Kominfo Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), @kominfodiy, juga memposting informasi soal dentuman tersebut. Disebutkan bahwa dentuman terdengar sekitar pukul 10.00 WIB. Dentuman dipastikan bukan berasal dari aktivitas Gunung Merapi.

"Terkait suara dentuman terdengar oleh sebagian besar masyarakat di DIY dan sekitarnya pada pukul ±10.00 WIB, disampaikan oleh @BPPTKG bahwa kejadian tsb tidak berkaitan dengan #Merapi," tulis akun @kominfodiy dikutip detikJateng, Rabu (9/3).

BMKG ungkap kondisi cuaca saat dentuman terdengar

BMKG melakukan pengamatan kondisi cuaca saat waktu kejadian dentuman. Berikut ini analisisnya.

"Data pukul 10.25 WIB, berdasarkan deteksi alat lightning detector tidak terdapat aktivitas petir di wilayah DIY," kata Forecaster Stasiun Meteorologi (Stamet) YIA BMKG Jogja, Nurhadi, saat dihubungi detikJateng, Rabu (9/3).

Sementara itu, dari citra radar cuaca di wilayah DIY juga tidak terdapat aktivitas hujan sedang-lebat yang biasanya disertai kilat/petir.

Netizen cerita suara terdengar di Jogja hingga Magelang

Sejumlah warganet pun turut memposting soal dentuman misterius itu. Ada yang menuliskan mendengar dentuman di wilayah Sleman, Kulon Progo, Jogja, bahkan Magelang.

Sementara itu warga mengungkapkan bahwa dentuman seperti bersumber dari pesawat tapi tak terlihat ada pesawat yang melintas.

"(Suaranya) Gembruduk terus hoer hoer. Mirip pesawat tapi bukan pesawat komersil, dan nggak keliatan di langit," ungkap warga Turi, Sleman, Dwi Iswahyudi (29), saat dimintai konfirmasi wartawan, Rabu (9/3).

Dwi mengaku mendengar suara dentuman itu pada sekitar pukul 10.15 WIB. Suara itu berasal dari arah timur dan seperti bergerak ke arah barat.

"Dari timur menuju barat. Juga terdengar di wilayah Magelang dan Kulon Progo. Godean juga Minggir," ujarnya.



Simak Video "Heboh Dentuman Keras di Depok, Warga Diminta Tak Panik"
[Gambas:Video 20detik]
(sip/sip)