Info IBL

Babak Belur di Seri I IBL, Bima Perkasa Pecat Dean Murray!

Jauh Hari Wawan S - detikJateng
Kamis, 27 Jan 2022 18:04 WIB
Dean Murray.
Dean Murray. (Foto: Official Instagram DNA Bima Perkasa @bimaperkasajgj)
Jogja -

Manajemen DNA Bima Perkasa resmi memecat Dean Murray sebagai kepala pelatih. Keputusan itu lahir setelah mempertimbangkan banyak hal, salah satunya performa tim sejak latihan perdana, scrimmage game, hingga berakhirnya Seri I Indonesian Basketball League (IBL) di Jakarta beberapa waktu lalu.

Di tangan Dean, DNA Bima Perkasa babak belur di Seri I. Satu-satunya tim basket dari Kota Gudeg itu tak sekalipun memetik kemenangan dalam 4 pertandingan Seri I IBL. Mereka kalah dari Dewa United, Evos, Amartha Hangtuah, dan Bali United.

Owner DNA Bima Perkasa, Edy Wibowo membeberkan proses pengambilan keputusan itu. Menurutnya, DNA Bima Perkasa punya rencana yang jelas tiap tahunnya. Contohnya, menaikkan level permainan yang sudah dikemukakan sejak pertama kali membuka komunikasi dengan Dean.

"Kami ingin menaikkan level tiap tahunnya, baik itu untuk individu maupun tim. Setiap hari kami melakukan evaluasi, dari latihan, scrimmage, sampai gym. Pelatih salah satu evaluasinya dan Dean sangat memahami keputusan ini. Hubungan kami baik-baik saja, ini profesional," kata Edy Wibowo, kepada wartawan, Kamis (27/1/2022).

Di Seri II IBL yang akan digelar di C-Tra Arena Bandung mulai Sabtu siang (29/1/2022) , DNA Bima Perkasa akan ditangani Kartika Siti Aminah. Dia adalah asisten pelatih David Singleton saat mengarsiteki tim musim lalu.

Edy menyebut, pemilihan Kartika Siti Aminah menggantikan Dean Murray juga telah melewati banyak pertimbangan. Pertama, Kartika Siti Aminah adalah sosok yang bertanggung jawab membentuk tim musim lalu setelah kontrak Raoul Miguel Hadinoto berakhir.

Kedua, sambung Edy, perempuan yang akrab disapa Ika itu telah mengenal karakter tiap pemain di tubuh tim. Apalagi musim ini amunisi DNA Bima Perkasa tidak banyak berubah. Indra Muhammad dan kawan-kawan hanya ketambahan dua pemain asing: David Atkinson dan Jordan Jacks plus Ikram Fadhil dan Valentinus Michael yang berstatus Rookie.

"Dia sangat mengenal tim ini sehingga tidak perlu waktu lama untuk mapping dan bikin game plan," sambung Edy.

Ketiga, lanjut Edy, Kartika Siti Aminah punya segudang pengalaman di bidang kepelatihan. Ika sempat melatih tim basket Universitas Gajah Mada (UGM) dan tim PON DIY. Satu-satunya pelatih perempuan di IBL musim ini itu juga membawa Surabaya Fever juara di Women's National Basketball League (WNBL) tahun 2012.



Simak Video "Abaikan Keselamatan, Wisatawan Nyaris Tertabrak Saat Foto di Tugu Jogja"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/dil)