Kick Off Ceremony program kolaborasi CSR antara PT Djarum dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes digelar di halaman Kopdes Merah Putih Desa Rungkang, Kecamatan Losari. Program ini meliputi pembangunan rumah layak huni, sanitasi terpadu, dan penguatan ekonomi desa.
Kegiatan yang diselenggarakan pada Rabu (29/4) ini menjadi titik awal gerakan bersama untuk menghadirkan lingkungan yang lebih sehat sekaligus menekan angka stunting di wilayah Brebes.
Melalui Program Sanitasi Terpadu Djarum, kolaborasi yang melibatkan Djarum Foundation dan Savoria Group ini menyasar persoalan mendasar masyarakat, mulai dari akses sanitasi, kualitas hunian, hingga perubahan perilaku hidup bersih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kick Off Ceremony program kolaborasi CSR antara PT Djarum dan Pemkab Brebes, Rabu (29/4/2026). Foto: Dok. Pemkab Brebes |
"Program Rumah Sederhana Layak Huni CSR PT Djarum ini kami jalankan untuk mengangkat kualitas hidup masyarakat. Sanitasi terpadu yang baik akan berdampak langsung pada kesehatan, lingkungan, dan kesejahteraan," kata General Manager Community Development Djarum Foundation, Achmad Budiharto, dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Rabu (29/4/2026).
Achmad menyampaikan bahwa pihaknya ingin memastikan program CSR tidak berhenti pada pembangunan fisik semata, melainkan berkelanjutan dan mampu mendorong perubahan pola hidup masyarakat ke arah yang lebih sehat.
Kick Off Ceremony program kolaborasi CSR antara PT Djarum dan Pemkab Brebes, Rabu (29/4/2026). Foto: Dok. Pemkab Brebes |
Sebagai langkah awal, sebanyak 10 keluarga di Desa Rungkang menerima kunci rumah layak huni. Bantuan ini menjadi simbol harapan baru bagi warga dengan menghadirkan tempat tinggal yang aman, nyaman, dan sehat.
Bupati Brebes, Hj. Paramitha Widya Kusuma, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.
"Keberhasilan program ini sangat bergantung pada keterlibatan seluruh elemen masyarakat, baik pemerintah, desa, maupun masyarakat itu sendiri," kata Bupati Mitha.
Kick Off Ceremony program kolaborasi CSR antara PT Djarum dan Pemkab Brebes, Rabu (29/4/2026). Foto: Dok. Pemkab Brebes |
"Dengan kolaborasi semua pihak, sanitasi terpadu bisa benar-benar mengubah perilaku dan kualitas hidup masyarakat, sekaligus menjadi sarana edukasi tentang sanitasi aman dan air bersih," sambungnya.
Bupati juga menegaskan program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan awal dari upaya jangka panjang yang harus dikawal bersama agar memberikan dampak berkelanjutan.
Program kolaborasi ini menjadi bagian dari momentum peringatan 75 tahun PT Djarum dan 40 tahun Djarum Foundation, sekaligus memperkuat komitmen "Bakti Pada Negeri" yang telah hadir di Brebes sejak 2012 melalui penghijauan jalur Pantura. Kini, kontribusi tersebut berkembang ke sektor perumahan dan permukiman.
Secara garis besar, program ini mencakup tiga pilar utama, yakni pembangunan rumah layak huni, pelaksanaan sanitasi terpadu di tiga desa melalui pembangunan 100 unit sanitasi dan sambungan air bersih, serta penguatan ekonomi desa melalui BUMDes dan koperasi di lima desa.
Meski demikian, tantangannya masih cukup besar. Pemkab Brebes mencatat masih ada ratusan rumah tidak layak huni serta keterbatasan akses sanitasi di Desa Rungkang. Pemkab pun berkomitmen untuk terus melanjutkan program perbaikan rumah dan sanitasi secara bertahap.
Bupati Mitha juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintah dan pemangku kepentingan agar memastikan adanya pendampingan pascaprogram, sehingga manfaat yang diberikan tidak berhenti pada pembangunan awal saja.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi model sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan. Lebih dari itu, program ini menjadi langkah nyata menuju Brebes yang lebih sehat, layak huni, dan sejahtera, dimulai dari desa.
Kick Off Ceremony program kolaborasi CSR ini dihadiri jajaran pimpinan PT Djarum, Djarum Foundation, perwakilan Yayasan Rabu Biru, para camat, kepala desa, serta pengurus BUMDes dan koperasi desa di Brebes.
(dil/ams)














































