Brebes Bakal Punya Mega Farm Sapi Perah, Bupati Mitha Dukung Penuh

Brebes Bakal Punya Mega Farm Sapi Perah, Bupati Mitha Dukung Penuh

Imam Suripto - detikJateng
Jumat, 17 Apr 2026 16:25 WIB
Brebes Bakal Punya Mega Farm Sapi Perah, Bupati Mitha Dukung Penuh
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma. Foto diunggah Jumat (17/4/2026). (Foto: dok. detikJateng)
Brebes -

Sebuah peternakan sapi modern dengan konsep mega farm akan dibangun di Kabupaten Brebes. Peternakan ini disebut akan menunjang ketahanan pangan nasional karena dapat menyumbang belasan persen kebutuhan susu Indonesia.

Proyek investasi ini bakal digarap oleh PT Global Dairy Bersama (GDB) dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, menyambut baik rencana investasi tersebut. Pasalnya, kehadiran peternakan susu besar atau mega farm ini ini diyakini tidak hanya meningkatkan produksi susu nasional, namun juga berpotensi menggerakkan perekonomian daerah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Bupati Mitha, sapaan akrabnya, proyek ini merupakan peluang strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

ADVERTISEMENT

"Ini kebanggaan bagi kami. Investasi ini berskala nasional dan bisa menjadi solusi pengentasan kemiskinan di Brebes," ujarnya, Jumat (17/4).

Paramitha menambahkan, proyek tersebut diharapkan mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan warga, serta memperkuat sektor peternakan sebagai pilar ketahanan pangan daerah.

"Kami siap mendukung penuh sesuai kewenangan dan regulasi yang berlaku," tegasnya.

Ia menjelaskan, mega farm tersebut diproyeksikan mampu menyumbang hingga 18 persen produksi susu nasional. Saat ini, produksi susu dalam negeri baru mencapai sekitar 1 juta ton per tahun, masih jauh dari kebutuhan nasional sebesar 4,7 juta ton.

"Artinya, sekitar 80 persen masih impor. Kehadiran proyek ini akan sangat membantu menekan ketergantungan tersebut," jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Brebes, drh Ismu Subroto, berkata peternakan sapi skala besar ini bisa menampung 28-30 ribu ekor. Saat ini, pihaknya tengah melakukan persiapan, mulai dari lahan, perizinan dan lain lainnya.

Menurut Ismu, proyek itu akan mulai produksi pada Desember 2027 mendatang. Karena itu, tahun 2026 ini harus menyiapkan segala sesuatunya.

"Sesuai arahan Dirjen PKH untuk usulan PSN Sapi Perah awal tahun 2025 kemudian berproses dan tahun 2026 ini alhamdulillah ternyata progresnya sangat pesat, sehingga kami diperintah untuk mendampingi lagi nanti setelah sapi-sapi perah dara (sapi betina muda yang belum pernah beranak) impor datang," jelas Ismu.




(apu/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads