Mendes Yandri Borong Makanan UMKM di Booth Hari Desa

Hari Desa Nasional

Mendes Yandri Borong Makanan UMKM di Booth Hari Desa

Tara Wahyu NV - detikJateng
Rabu, 14 Jan 2026 15:36 WIB
Momen Mendes PDT Yandri borong dan bagi-bagi makanan ke warga di Booth Hari Desa, Rabu (14/1/2026).
Momen Mendes PDT Yandri borong dan bagi-bagi makanan ke warga di Booth Hari Desa, Rabu (14/1/2026). Foto: Tara Wahyu NV/detikJateng.
Boyolali -

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, meninjau stan UMKM yang berada di Kebun Raya Indrokilo, Mojosongo, Boyolali. Yandri meninjau satu per satu booth para pelaku UMKM tersebut.

Dari pantauan detikJateng, Yandri memulai kunjungan dari booth UMKM asal Kalimantan Barat. Dalam kunjungannya, Yandri didampingi oleh Wamen Mendes PDT, Ahmad Riza Patria, serta jajaran Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.

Yandri juga mencicipi satu per satu makanan yang dijual di sana. Tak lupa, Yandri memborong makanan milik pelaku UMKM, mulai dari onde-onde dan susu sapi hingga pisang goreng.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yandri kemudian membagikan makanan tersebut kepada warga serta jajaran Kemendes yang mendampingi. Bahkan, Menteri Desa itu terlihat membawa nampan sendiri untuk membagikan makanan.

"Aku banyak tadi memborong kerupuk yang dibuat dari sagu, saya bagi-bagi. Ada yang jualan pisang goreng, saya bagi juga. Kemudian ada onde-onde dan produk susu, bagus, mantap," kata Yandri kepada detikJateng, Rabu (14/1/2026).

ADVERTISEMENT

Yandri mengatakan para pelaku UMKM yang memeriahkan Hari Desa 2026 ini dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Ia mengaku senang karena mereka yang terlibat benar-benar berasal dari desa.

"Tadi kita membuka produk unggulan desa, stannya banyak sekali dari berbagai provinsi dan daerah se-Indonesia. Kami senang karena pelakunya adalah BUMDes dan UMKM," jelasnya.

"Produknya hebat-hebat, baik dari sisi produk olahan makanan maupun hilirisasi. Jadi, ini sungguh menggembirakan di Hari Desa Nasional. Kita semakin yakin bahwa produk desa bisa menjadi penggerak ekonomi Indonesia," sambungnya.

Terpisah, salah satu pelaku UMKM, Lusia (40), mengaku senang onde-onde miliknya diborong oleh Mendes Yandri. Onde-onde tersebut ia sajikan di nampan sebanyak kurang lebih 35 buah.

"Kaget tadi diborong Bapak. Tadi beli onde-onde, lalu dibagikan. Onde-ondenya ada sekitar 35 biji," ucap Lusia.

Lusia menceritakan bahwa awalnya stan miliknya hanya dikunjungi, namun tiba-tiba sang Yandri memborong semua dagangannya.

"Iya, tadi dibeli Rp 200 ribu. Alhamdulillah, untung sekali," pungkasnya.




(apl/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads