Hore! Lomba E-Sport Bakal Jadi Agenda Tetap Kemendes

Hari Desa Nasional

Hore! Lomba E-Sport Bakal Jadi Agenda Tetap Kemendes

Jarmaji - detikJateng
Selasa, 13 Jan 2026 17:59 WIB
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, di lomba e-sport di Balai Sidang Mahesa, Boyolali, Selasa (13/1/2026).
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, di lomba e-sport di Balai Sidang Mahesa, Boyolali, Selasa (13/1/2026). Foto: Jarmaji/detikJateng
Boyolali -

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, menyatakan lomba e-sport akan menjadi kalender tetap dari Kementerian Desa. Ke depan, lomba game online ini akan dibuat lebih masif lagi dan dibuat per provinsi.

"Insyaallah ini (lomba e-sport) akan menjadi kalender tetap dari Kementerian Desa. Nanti mungkin sistemnya akan diubah. Tanding dulu antar provinsi, baru juara provinsinya kita ajak final," kata Mendes PDT, Yandri Susanto, saat menghadiri grand final lomba e-sport di Balai Sidang Mahesa, Boyolali, Selasa (13/1/2026).

Yandri mengatakan, lomba e-sport ini merupakan terobosan baru Kemendes untuk mencari bibit unggul dari generasi Z atau anak muda hingga ke pelosok-pelosok desa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, di lomba e-sport di Balai Sidang Mahesa, Boyolali, Selasa (13/1/2026).Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, di lomba e-sport di Balai Sidang Mahesa, Boyolali, Selasa (13/1/2026). Foto: Jarmaji/detikJateng

"Ini merupakan terobosan baru kita untuk memastikan bahwa anak-anak muda di desa, di kampung-kampung, di RT, RW, di pelosok-pelosok pantai, di kaki-kaki gunung, di pinggir-pinggir sawah, sejatinya memang bisa menjadi orang hebat, bisa menjadi orang yang terkenal dan bisa menghasilkan duit yang banyak," ujarnya.

Dia mengaku kaget saat mengetahui ada transfer pemain e-sport yang bernilai Rp 50 miliar. Ada pula yang gajinya Rp 5,8 miliar.

ADVERTISEMENT

"Itu luar biasa. Kalah itu gaji Ibu Wabup. Kalah gaji Wamendes. Artinya industri ini sangat menjanjikan dan memang harus kita arahkan kepada hal-hal yang positif. Mesti kita gali potensi yang ada itu," ucapnya.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, di lomba e-sport di Balai Sidang Mahesa, Boyolali, Selasa (13/1/2026).Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, di lomba e-sport di Balai Sidang Mahesa, Boyolali, Selasa (13/1/2026). Foto: Jarmaji/detikJateng

E-sport juga sudah menjadi cabang olahraga resmi di Pekan Olah Raga Nasional (PON) dan di SEA Games. Yandri berharap lomba e-sport desa ini bisa melahirkan para pemain tangguh dan petarung hebat.

"Sehingga bisa membanggakan desanya, membanggakan kabupatennya, membanggakan provinsinya dan pada akhirnya bisa membanggakan Republik Indonesia. Artinya bisa mengibarkan bendera merah putih ketika bertarung di tingkat internasional," jelas dia.

Menurut Yandri, industri digital ini harus diamankan agar perputaran uang yang nilainya mencapai puluhan triliun tidak lari ke luar negeri, tetapi dinikmati anak Indonesia sendiri.

"Selamat kepada para peserta. Yang belum menang tunggu tanggal mainnya. Kemendes Insyaallah tahun 2026 akan melaksanakan yang lebih besar lagi dengan hadiah yang lebih menarik lagi," janjinya.

"Kepada para pemenang, terus asah diri, terus melakukan pematangan, kemudian jaga kedisiplinan. Insyaallah adik-adik akan menjadi juara yang lebih membanggakan kita semua," sambung dia.

Lomba e-sport di Balai Sidang Mahesa, Boyolali, ini memperebutkan Piala Menteri Desa dan PDT untuk tingkat nasional, serta Piala Bupati Boyolali untuk tingkat lokal. Lomba yang berlangsung pada 11-13 Januari 2026 ini diikuti sekitar 3.000 peserta.

Dalam lomba e-sport tingkat nasional, juara pertama diraih tim dari Malang, Jawa Timur. Juara dua direbut tim dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. Sedangkan juara tiga diraih tim dari Bangka Belitung.



(dil/aku)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads