Nekat Pria Pati Nyolong BH dan Celana Dalam buat Pengasihan

Tim detikJateng - detikJateng
Selasa, 20 Okt 2026 06:31 WIB
Rekaman CCTV pelaku sering mencuri pakaian dalam milik korban di Batangan, Sabtu (17/10/2026). Foto: Dok. Polsek Batangan
Solo -

Seorang pria berinisial SR, warga Kabupaten Serang, Banten, diciduk mencuri bra (BH) dan celana dalam di Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati. Usut punya usut, pelaku berencana menjadikan pakaian dalam itu sebagai jimat pengasihan.

"Digunakan untuk sarana jimat pengasihan," kata Kapolsek Batangan, AKP M Setiawan saat dihubungi, Senin (19/10/2026).

Dipergoki Suami Korban

Setiawan mengatakan, terungkapnya aksi pelaku berawal saat korban, SW (28), memasang CCTV. Pasalnya, korban sering kehilangan pakaian dalamnya.

Dari rekaman CCTV tersebut, korban mengetahui wajah pelaku.

"Dari keterangan korban pelaku sudah mencuri celana dalam sudah beberapa kali (lebih dari 2 kali) sehingga korban memasang CCTV di belakang rumah sehingga korban mengenali wajah pelaku," kata Setiawan.

Pelaku sendiri awalnya hendak kembali beraksi di rumah korban pada Sabtu (17/10) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Namun, saat itu, suami korban, WB (28) tengah mencuci piring di belakang rumah.

"Ketika pelaku melihat suami korban sedang mencuci piring, pelaku tidak jadi mencuri celana dalam milik korban," jelasnya.

Karena itu, pelaku berjalan lewat depan rumah korban. Namun, suami korban mengenali wajah pelaku, dan meneriakinya.

"Korban bersama suaminya mengejar pelaku, setelah pelaku ditangkap dan diserahkan kepada Polsek Batangan," jelasnya.

Curi Puluhan BH-Celana Dalam Korban

Di hadapan polisi, SR mengakui sudah beberapa kali beraksi. Dari SW saja, dia sudah menggasak hingga 20 BH dan celana dalam.

"20 biji celana dalam dan 20 biji BH milik korban yang telah dicuri oleh pelaku," jelasnya.

Setiawan mengatakan hasil pemeriksaan pengakuan pelaku pakaian dalam hasil curian ini digunakan untuk jimat pengasihan. Menurutnya benda itu diyakini memiliki kekuatan gaib untuk memikat, meluluhkan hati, atau menarik rasa cinta dan simpati dari orang lain

"Digunakan untuk sarana jimat pengasihan," jelasnya.

Setiawan mengatakan setelah dilakukan mediasi, permasalahan ini akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan.

"Setelah pelaku tertangkap korban minta untuk diselesaikan kekeluargaan," jelasnya.



Simak Video "Video: 40 Desa Kekeringan, Pati Tetapkan Status Tanggap Darurat"

(apu/afn)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork