Viral Pria Dibacok di Krobokan Semarang, Pelaku Ditangkap

Viral Pria Dibacok di Krobokan Semarang, Pelaku Ditangkap

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Senin, 14 Sep 2026 18:55 WIB
Ilustrasi Penganiayaan
Ilustrasi pria Semarang dibacok. Foto: Edi Wahyono
Semarang -

Seorang pria berinisial FMJ (29) dibacok lelaki inisial TS (42) di rumah korban di Jalan Madukoro, Kelurahan Krobokan, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. Polisi menetapkan TS sebagai tersangka, sekaligus menjabarkan penyebab pembacokan terjadi.

"Iya benar, untuk pelaku sudah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka dengan inisial TS warga Kendal," kata Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena, saat dimintai konfirmasi detikJateng via pesan singkat, Senin (14/9/2026).

Diketahui, kabar tersebut viral usai diunggah akun Instagram @portalsemarang. Dijelaskan, kejadian itu berlangsung pada Sabtu (12/9) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan, pembacokan itu diduga bermula dari masalah pekerjaan. Pelaku yang menjadi mandor dalam pembangunan milik korban diduga kecewa usai pekerjaan rampung.

ADVERTISEMENT

TS lalu mendatangi rumah korban dengan membawa parang. Usai keduanya cekcok, FMJ diduga dibacok TS.

Korban pun berupaya menghalau serangan. Lalu parang mengenai tangan korban hingga terluka.

"Peristiwa dugaan penyr4ngn terjadi di sebuah
rumah di kawasan Jalan Madukoro IV, Kelurahan Krobokan, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026) malam. Berdasarkan informasi awal, kejadian bermula dari persoalan
pekerjaan. Seorang pria yang sebelumnya bekerja sebagai mandor dalam proyek pembangunan milik korban, diduga merasa kecewa setelah proyek tersebut selesai. Pria tersebut kemudian mendatangi rumah kOrban dengan membawa snjata tj4m jenis prang. Keduanya sempat terlibat cekcok hingga terjadi dugaan upaya pnyr4ngn. KOrban disebut berusaha menghalau serngn dengan memegang
snjata tjam yang dibawa pelaku. Akibatnya, kOrban mengalami luk4 pada bagian tangan. Peristiwa tersebut telah ditangani pihak kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Motif dan kronologi lengkap kejadian masih didalami," tulis akun tersebut seperti dilihat detikJateng.

Andika menerangkan berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, tersangka tidak terima saat ditegur FMJ lantaran menelepon dengan nada keras. Namun, Andika belum memerinci hubungan kedua orang itu.

"Untuk motif tersangka tidak terima ditegur oleh korban dikarenakan korban merasa terganggu oleh tersangka yang sedang menelepon orang dengan suara yang keras sehingga ditegur korban," sebutnya.

Andika juga membenarkan korban dibacok TS menggunakan senjata tajam.

"Untuk modus operandi tersangka melukai korban dengan senjata tajam," tuturnya.

Andika menyatakan, korban menderita luka di bagian tangan.

"Korban terkena di bagian tangannya terus luka di situ. (Luka sabet?) Iya, begitu," pungkas Andika.



(apu/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads