Pembunuh dan Pembakar Wanita di Pos Ronda Demak Ditangkap!

Pembunuh dan Pembakar Wanita di Pos Ronda Demak Ditangkap!

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Kamis, 03 Sep 2026 08:14 WIB
Pos ronda TKP ditemukannya wanita yang tewas terbakar di Dukuh Wareng, Kebonagung, Demak, Rabu (2/9/2026).
Pos ronda TKP ditemukannya wanita yang tewas terbakar di Dukuh Wareng, Kebonagung, Demak, Rabu (2/9/2026). Foto: Ardian Dwi Kurnia/detikJateng
Demak -

Pelaku pembunuhan dan pembakaran terhadap sesosok wanita di pos ronda tepi Jalan Raya Purwodadi-Semarang, Kebonagung, Demak, ditangkap tim gabungan kepolisian di Kota Semarang.

Hal tersebut dikatakan oleh Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Yuliyanto. Ia menyebut penangkapan dilakukan oleh tim jajaran Polda Jateng.

"(Ditangkap oleh) gabungan personel Polda, Polres dan Polsek," kata Yuliyanto melalui pesan WhatsApp kepada detikJateng, Kamis (3/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yuliyanto menuturkan, penangkapan dilakukan pada Kamis (3/9/2026) dini hari tadi.

ADVERTISEMENT

Diberitakan sebelumnya, mayat wanita tanpa identitas ditemukan dalam kondisi terbakar di pos ronda Dukuh Wareng RT 5 RW 3, Desa/Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak. Wanita itu diduga korban pembunuhan.

Ps Kasi Humas Polres Demak, Iptu Rudi Tri Sayogo mengatakan keberadaan mayat itu diketahui pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Keberadaan mayat tersebut mulanya diketahui oleh saksi satu bernama Wahyudi (36) yang melihat pos ronda terbakar.

"Menurut keterangan saksi 1, pada saat ingin membeli makan, melihat ada pos ronda yang terbakar tetapi tidak mengetahui kalau ada mayat di pos ronda tersebut. Kemudian saksi 1 memanggil saksi 2 dan saksi 3 untuk ikut mengecek keadaan pos ronda dan diketahui ada mayat tanpa identitas yang sudah kaku," kata Rudi saat dihubungi detikJateng, Selasa (1/9).

Rudi menyebut warga setempat tidak ada yang mengetahui identitas mayat tersebut. Tim identifikasi yang tiba di lokasi kemudian memastikan jenazah tersebut merupakan seorang wanita.

"Menurut keterangan Pak RT setempat tidak ada warga yang mengetahui (mengenal) mayat tanpa identitas tersebut, kemudian dari Polsek Kebonagung menelepon Pamapta dari Polres Demak," tutur Rudi.

"Sesampainya di lokasi sekitar pukul 04.45 WIB, kemudian tim identifikasi dari Polres Demak melakukan pengecekan dan diketahui bahwa indentitas yang meninggal jenis kelamin perempuan," imbuhnya.

Rudi mengungkapkan ada dugaan kekerasan terhadap wanita tersebut. Rudi menjelaskan ciri-ciri korban tersebut yaitu perempuan usia kurang lebih 40 tahun dengan tinggi badan sekitar 147 cm dengan perawakan pendek sedikit gemuk.

"Pakaian ini ada baju hijau ukuran S, handuk merek Pamelo warna biru, celana 3/4 warna hitam bergambar logo Pain dalam serial Naruto. Kaos kaki krem ada stiker gambar kepala beruang. Sandal slop warna hitam merek Lauvo nomor 37," terang Rudi.

Rudi menyebut hasil autopsi mengungkap bahwa luka tajam berupa tusukan menjadi sebab kematian korban. Akibat luka ini, tulang tengkorak korban hingga mengalami patah.

"Penyebab kematian luka tusuk di bagian kepala belakang yang mengakibatkan patahnya tulang tengkorak," ungkap Rudi.



(dil/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads