Pelaku pembacokan pria di Semarang hingga telinga korban nyaris putus ditangkap Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang. Pelaku berinisial AW ditangkap saat berada di Jalan Petek, Kecamatan Semarang Utara, siang ini.
Pantauan detikJateng di Mapolrestabes Semarang, Kecamatan Semarang Selatan, Selasa (21/7) sekitar pukul 14.12 WIB. Pelaku keluar dari mobil Resmob dengan pengamanan sejumlah anggota polisi.
Tampak tangan pelaku diikat menggunakan kabel ties. Pria yang hampir sekujur tubuhnya dipenuhi tato itu tampak berjalan tertunduk. Dia mengenakan kaus hitam dan celana jins pendek. Kemudian AW digiring ke kantor Resmob di Mapolrestabes Semarang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, polisi juga membawa celurit yang diduga digunakan pelaku untuk membacok korban. Plt Wakasat Reskrim, AKP Johan Widodo, menerangkan AW ditangkap di Jalan Petek pukul 14.00 WIB. Adapun pelaku diduga hendak mencuri handphone korban.
"Siang hari ini, kami dari Sat Reskrim Polrestabes Semarang Unit Resmob telah mengamankan pelaku yang sempat viral yaitu perkara pencurian dan kekerasan yang terjadi di daerah Dadapsari. Pelaku telah diamankan satu orang," sebut Johan di Mapolrestabes Semarang.
"Diamankan di Jalan Petek, Semarang. Saat ini sedang dimintai keterangan untuk proses selanjutnya," lanjutnya.
Ditanya soal keberadaan teman terduga pelaku saat membacok korban, Johan mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman.
"Masih pendalaman terhadap pelaku yang ditangkap," sebutnya.
Dia mengatakan, korban dan pelaku tidak saling kenal. AW diduga murni hendak mencuri handphone milik CTR.
"Hanya pencurian handphone. Nggak saling kenal," katanya.
Adapun barang bukti yang diamankan yakni sebuah celurit, satu unit handphone Vivo Y22, dan satu unit motor Revo Fit bernomor polisi H 5432 ID.
"Setelah melakukan pencurian (handphone) mau dijual ke pihak ketiga. Namun sebelum terjadi penjualan kita lakukan penangkapan," pungkas Johan.
Diberitakan sebelumnya, seorang pria berinisial CTR (20) dibacok pria tak dikenal di rumahnya di Dadapsari, Kecamatan Semarang Utara, Selasa (21/7) sekitar pukul 03.00 WIB. Akibat kejadian itu korban mengalami luka serius di telinga kirinya dan menjalani perawatan di rumah sakit.
Kakak korban berinisial YA (35) menerangkan, adiknya dibacok oleh seseorang pria menggunakan celurit di depan rumah. Saat itu korban hendak membeli minum.
Adapun terduga pelaku membawa sebuah celurit berboncengan dengan seorang pria. Lantas keduanya menghampiri CTR.
"Jam 3:00 pagi itu di hari itu adikku itu keluar beli minum. Terus di belakang itu udah ada orang pakai motor, dua orang boncengan pakai motor. Itu yang belakang bawa sajam," ucap TA saat dihubungi detikJateng siang ini.
Orang yang membawa sajam itu lantas menyerang teman CTR. Namun tidak berhasil.
"Terus yang belakang itu turun pertama nyerang teman adikku, nggak kena," sebutnya.
Kemudian terduga pelaku menyerang adiknya. Telinga korban pun berdarah setelah diduga diserang.
"Terus dia nyerang adikku. Adikku kena di bagian telinga, telinga belakang, sebelah kiri sampai berdarah," ujarnya.
Kedua orang tersebut lantas kabur usai menyerang korban. Sementara CTR langsung dilarikan ke RSUP Dr. Kariadi untuk mendapatkan perawatan.
"Terus ketika udah kena kabur melarikan diri. Terus adikku diantarin sama temannya itu ke rumah sakit Kariadi buat mendapatkan penanganan," tuturnya.
TA menyebut telinga adiknya nyaris putus akibat diduga dibacok. "Telinganya kayak hampir putus," sebutnya.
