Polisi menangkap tiga pelaku begal di Kota Semarang. Ketiganya beraksi menggunakan senjata tajam (sajam) di tiga lokasi berbeda.
Berdasarkan informasi yang dihimpun detikJateng, Selasa (3/3/2026) ketiganya ditangkap tim Subnit 1 Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang, Minggu (22/2) di rumah masing-masing.
Ketiga pelaku itu yakni IR (28) warga Manyaran, MK alias U (29) warga Bongsari, dan DRA (29) warga Kalibanteng Kulon. Ketiga pelaku begal itu dikenal beraksi secara brutal dan tak segan melukai korban menggunakan senjata tajam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu aksi mereka terjadi di Jalan WR Supratman, Kelurahan Gisikdrono, Kecamatan Semarang Barat, Kamis (17/2) sekitar pukul 00.10 WIB.
Dalam kejadian itu, pelaku IR dan U merampas sepeda motor Honda Beat Deluxe milik korban. Motor hasil curian tersebut diketahui belum sempat dijual dan masih disembunyikan pelaku.
Tak hanya itu, IR dan U juga terlibat pembegalan di Jalan Raya Kripik Puntan, Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati, sekitar pukul 01.00 WIB.
Korban pembegalan itu adalah dua pemuda berinisial DR (20), mahasiswa asal Sendangguwo, dan F (19), warga Semarang Tengah.
Dalam kejadian itu, kedua korban tak hanya kehilangan ponsel, tetapi juga mengalami luka bacok. Salah satu korban mengalami luka cukup parah akibat sabetan senjata tajam di bagian punggung, sementara korban lainnya terluka di lengan kiri.
Sementara itu, aksi berbeda dilakukan DRA di Jatibarang, Kecamatan Mijen. Ia menyasar korban perempuan dan merampas ponsel milik korban. Saat mempertahankan barangnya, korban terjatuh hingga terseret di jalan.
Kini, ketiganya pun ditahan di ruang tahanan Mapolrestabes Semarang dan masih menjalani proses hukum lebih lanjut.
Saat dimintai konfirmasi, Kasatreskrim Plrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena membenarkan penangkapan tersebut.
"Iya, tiga orang pelaku sudah diamankan. Ada tiga TKP, saat ini masih dalam proses penanganan lebih lanjut," kata Andika saat dihubungi, Selasa (3/3/2026).
(afn/ahr)
