Miris, Bocah Perempuan Tegal Diperkosa Tetangga di Siang Bolong

Miris, Bocah Perempuan Tegal Diperkosa Tetangga di Siang Bolong

Imam Suripto - detikJateng
Rabu, 30 Nov 2022 17:43 WIB
Pelaku pemerkosaan di Mapolres Tegal, Rabu (30/11/2022).
Pelaku pemerkosaan di Mapolres Tegal, Rabu (30/11/2022). (Foto: Imam Suripto/detikJateng)
Kabupaten Tegal -

Seorang bocah perempuan di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, menjadi korban perkosaan oleh tetangganya sendiri. Korban yang masih berusia 13 tahun itu diperkosa oleh pelaku berinisial SLT (52) warga Kecamatan Jatinegara.

Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafaat menjelaskan peristiwa itu terjadi pada 20 Oktober lalu. Korban saat itu sedang tidur sendiri didatangi pelaku di kamarnya.

"Pada hari Kamis (20/10) sekira pukul 13.00 WIB saat itu korban sedang tiduran sendiri di kamarnya sambil bermain HP. Kemudian tiba-tiba datang tersangka masuk ke dalam kamar langsung menutup pintu lalu mematikan lampu kamar," kata Arie, Rabu (30/11/2022).


Arie menyampaikan, setelah masuk kamar korban, pelaku kemudian memperkosa korban. "Kejadian tersebut berjalan selama sekira dua menit, di kamar korban," ujar Arie.

Perbuatan pelaku diketahui saat ibu korban terbangun. Saat tidur di ruang tengah, ibu korban mendengar anaknya menangis.

Korban bersama ibunya kemudian melaporkan ke polisi. Dari laporan itu, pelaku kemudian dibekuk dan ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Modus operandi pelaku adalah dengan bujuk rayu dan tipu muslihat. Arie mengungkap, pelaku sering memberikan uang Rp 10 ribu kepada korban.

"Modus tersangka melakukan perbuatan persetubuhan tersebut dengan bujuk rayu dan tipu muslihat, sebelumnya korban sering diberi uang sebesar Rp 10 ribu setiap berangkat ke sekolah. Korban sempat diancam jangan bilang kepada orang lain terkait kejadian tersebut," ungkapnya.

Atas perbuatannya itu, korban disangkakan melanggar UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman selama-lamanya 15 tahun penjara.

"Atas perbuatannya tersangka dijerat Pasal 2 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-undang dengan ancaman hukuman selama-lamanya 15 tahun penjara," terangnya.



Simak Video "Bocah 8 Tahun di Semarang Jadi Korban Penculikan"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/dil)