Kepala Sekolah Setor 'Uang Syukuran' Rp 340 Juta ke Bupati Pemalang

Kepala Sekolah Setor 'Uang Syukuran' Rp 340 Juta ke Bupati Pemalang

Antara - detikJateng
Senin, 07 Nov 2022 20:25 WIB
Mukti Agung Wibowo, Profil Bupati Pemalang yang Kena OTT KPK
Mukti Agung Wibowo, Profil Bupati Pemalang yang Kena OTT KPK (Foto: pemalangkab.go.id)
Solo -

Bupati Nonaktif Pemalang Mukti Agung Wibowo disebut menerima uang syukuran Rp 340 juta dari para kepala sekolah di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Uang syukuran ini disetorkan melalui orang kepercayaan Mukti Agung Wibowo, Adi Jumal Widodo.

"Tidak semua memberi, ada enam kepala sekolah yang tidak memberi. Jumlahnya bervariasi antara Rp 3 juta sampai Rp 5 juta," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang Abdurrahman saat sidang dugaan suap jabatan dengan terdakwa Bupati Non-aktif Mukti Agung Wibowo di Pengadilan Tipikor seperti dilansir Antara, Senin (7/11/2022).

Abdurrahman menyebut selain dari kepala sekolah, uang syukuran juga diberikan kepada Agung Mukti Wibowo dari para koordinator wilayah kecamatan yang sudah dilantik. Total uang yang disetorkan mencapai Rp 158 juta.


Saksi lain yang dihadirkan dalam sidang yaitu Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Pemalang Moh Ramdon. Ramdon jua mengaku memberikan setoran uang syukuran Rp 100 juta kepada Mukti Agung lewat orang kepercayaannya Adi Jumal Wibowo.

Uang itu disetorkan Ramdon usai diangkat sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pemalang pada Desember 2021.

"Berikan Rp 100 juta maksudnya agar jangan sampai digeser dari jabatan itu," kata Ramdon dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Bambang Setyo Widjanarko itu.

Ramdon menyebut Komisi Aparatur Sipil Negara menilai latar belakang pendidikannya tidak sesuai dengan jabatan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman sehingga direkomendasikan untuk dibatalkan pengangkatannya.

Sebelumnya, empat pejabat di Pemkab Pemalang, Jawa Tengah didakwa menyuap Bupati nonaktif Mukti Agung Wibowo dengan total Rp 909 juta. Uang suap itu diduga berkaitan dengan jual beli jabatan di lingkungan pemerintah daerah tersebut.

Keempat terdakwa yang menjalani sidang dari rutan KPK di Jakarta tersebut masing-masing Penjabat Sekda Pemalang Slamet Masduki, Kepala BPBD Pemalang Sugiyanto, Kepala Dinas Kominfo Pemalang Yanuarius Natbani, serta Kepala Dinas PUPR Pemalang Muhammad Saleh.



Simak Video "Bupati Pemalang Kena OTT KPK soal Jual Beli Jabatan"
[Gambas:Video 20detik]
(ams/sip)