Kalah Sengketa Lahan Eks Terminal Kebondalem, Bupati Banyumas: Masalah Seksi

Vandi Romadhon - detikJateng
Kamis, 15 Sep 2022 13:09 WIB
Bupati Banyumas Achmad Husein, Kamis (15/9/2022). Foto: Vandi Romadhon/detikJateng
Banyumas -

Bupati Banyumas Achmad Husein kalah melawan PT CGC soal sengketa lahan eks Terminal Kebondalem, Purwokerto. Nilai sengketa lahan mencapai Rp 22 miliar lebih.

Saat dimintai konfirmasi soal putusan dari Mahkamah Agung (MA) tersebut, begini tanggapan Bupati Banyumas Achmad Husein.

"Nanti saya harus bicara dengan JPN (Jaksa Pengacara Negara), segala sesuatu kan dengan Jaksa Pengacara Negara nanti kita harus bagaimana, kita konsultasi dengan JPN," kata Achmad Husein kepada wartawan di Purwokerto, Kamis (15/9/2022).

Pihaknya mengaku belum membaca hasil keputusan itu. Namun, langkah pertimbangan nantinya akan dilakukan sesuai dengan pendampingan JPN.

"Saya juga belum membaca (putusan), setelah baca pun nanti kemudian dengan Kabag Hukum konsultasi JPN, dari JPN kita akan minta legal opinion maka langkah itu yang kita ambil," jelasnya.

"Karena ini masalah yang seksi," imbuh Achmad Husein.

Diberitakan sebelumnya, dilansir detikNews, Rabu (14/9/2022), Bupati Banyumas Achmad Husein kalah melawan PT CGC soal sengketa lahan di Kebondalem, Purwokerto, Jawa Tengah. Nilai sengketa lahan mencapai Rp 22 miliar lebih.

Kasus bermula saat Pemda memindahkan terminal Purwokerto pada 1986. Bekas terminal lalu dikelola oleh PT Graha Cita Guna (CGN) dan diikat dalam perjanjian tentang pengelolaan lahan bekas terminal Kebondalem, Purwokerto.

Dalam perjanjian itu, Pemda Banyumas memberikan izin kepada GCG untuk mengelola bekas lahan terminal menjadi pusat perbelanjaan selama 30 tahun, kios selama 15 tahun dan taman hiburan rakyat selama 20 tahun. Kompensasinya, GCG membangun 2 unit SD, satu unit kantor Perwakilan Pendidikan dan Kebudayaan, serta 15 kios.

Belakangan, perjanjian itu bermasalah. GCG menilai Pemda Banyumas wanprestasi karena tidak memenuhi klausul yang dijanjikan.

Selengkapnya di halaman selanjutnya...




(rih/apl)

Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork