Penanggalan Jawa

Kalender Jawa Minggu Pon 13 September 2026: Sakit di Perjalanan

Tim detikJateng - detikJateng
Minggu, 13 Sep 2026 09:06 WIB
Ilustrasi sakit saat di perjalanan. Foto: Getty Images/gorodenkoff
Solo -

Hari ini, Minggu (13/9/2026) bertemu dengan pasaran Pon. Dalam penanggalan Jawa, hari ini juga bertepatan dengan 30 Mulud 1960, berada di Tahun Be, Windu Sancaya dan Wuku Prangbakat.

Minggu Pon

Weton (hari kelahiran) Minggu Pon atau Ngahad Pon memiliki neptu 12. Pada umumnya, pemilik weton ini kaya ilmu, banyak keinginan, dan dapat menjadi penerang hati orang lain.

Pangarasan

Pangarasan pada weton Minggu Pon ini adalah Aras Kembang, artinya gampang tampa sihing panggedhe atau mudah menerima asihnya atasan atau pimpinan. Hal ini disebabkan oleh perasaannya yang halus sehingga mengundang simpati banyak orang, terlebih memesona terhadap lawan jenisnya.

Pancasuda

Sedangkan Pancasuda weton Minggu Pon ini Bumi Kapetak, bertipe pekerja keras, kuat menahan kekecewaan dan penderitaan, suka kerapian dan kebersihan.

Sebaliknya, pemilik weton ini juga memiliki sifat negatif yakni pendendam. Selain itu kebaikannya tidak terlihat orang lain.

Wuku Prangbakat

Wuku Prangbakat, lambang dewanya Rêsi Warabisma, kaku hatinya, pekerja keras, tak pernah ragu, cekatan, pemalu. Kaki depannya menyelup di air. Perkataannya kendor di depan, tapi keras di belakang.

Wuku ini juga memiliki karakter seperti pohon tirisan atau kelapa yang panjang umur, serba kecukupan sandang-pangannya serta kuat bicaranya.

Selain itu, Wuku Prangbakat juga digambarkan seperti burung Urang-urangan yang pelit namun cepat dalam bekerja.

Bagaikan besi purasani yang berat, pemalu, tegar, kaku, tetapi gemar menuntut ilmu, suci hatinya.

Wuku ini juga dilambangkan seperti pohon beringin yang patah tertiup angin sebagai penggambaran kemungkinan dibohongi atau ditipu.

Kala ada di bawah, selama tujuh hari dalam wuku ini jangan menggali tanah atau beraktivitas dari tempat yang tinggi menuju tempat yang rendah.

Minggu Pon Wuku Prangbakat

Pada hari Ahad Pon di wuku ini adalah hari jelek, kurang baik untuk menyemai biji dan jika untuk bepergian bisa jadi sakit dalam perjalanannya.

[Diasuh oleh Ki Totok Yasmiran, ahli penanggalan Jawa dari Museum Radyapustaka Solo. Tayang rutin di detikJateng setiap pagi. Temukan wetonmu DI SINI]



Simak Video "Melihat Prosesi Kirab Malam 1 Suro di Keraton Solo, Ada 14 Pusaka Disiapkan"

(ahr/ahr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork