Penanggalan Jawa

Kalender Jawa Rabu Wage 5 Agustus 2026: Besar Potensi Rezekinya

Tim detikJateng - detikJateng
Rabu, 05 Agu 2026 06:02 WIB
Ilustrasi mendapat rezeki. Foto: Getty Images/iStockphoto/fizkes
Solo -

Hari ini, Rabu (5/8/2026) bertemu dengan pasaran Wage. Dalam penanggalan Jawa, hari ini juga bertepatan dengan 20 Sapar 1960, berada di Tahun Be Windu Sancaya dan Wuku Marakeh.

Weton

Weton (hari kelahiran) Rabu Wage memiliki neptu 11. Pada umumnya, pemilik weton ini penuh kehati-hatian, bersikap adil. Akan tetapi terkadang juga mudah terkejut, pelit, cenderung pada kemewahan, memamerkan kepandaiannya atau kekayaannya.

Pangarasan

Pangarasan pada weton ini adalah Aras Tuding. Pemilik weton ini sering ditunjuk dalam hal yang positif yang bisa menjadi peluang atau kesempatan. Misalnya dalam suatu organisasi, biasanya orang tersebut berpeluang menduduki jabatan tertentu atau memiliki posisi yang sangat strategis. Namun demikian, terkadang dia juga bisa terkena tudingan dalam hal negatif.

Pancasuda

Sedangkan Pancasuda, Satriya Wibawa. Artinya, dihormati orang karena kemuliaan dan keluhurannya.

Wuku Marakeh

Lambang dewanya Bathara Surènggana. Wataknya menerima yang telah ditakdirkan untuknya.

Gedhongnya dipanggul, sifatnya memperlihatkan karunia yang diterimanya.

Pohonnya trengguli, tidak suka di keramaian kota, dan agak berbeda pola pikirnya dengan orang lain.

Umbul-umbulnya terbalik, agak dekat keberuntungannya.

Gambarannya bagaikan bunga setaman yang dirahasiakan, agak pelit, tetapi manis bicaranya. Jika diberi masukan pemikiran yang baik sering malah menyesatkan.

Lambangnya bunga yang layu. Wataknya sering sial, celakannya tenggelam di air.

Kala ada di Barat Laut, selama tujuh hari di wuku ini jangan pergi jauh ke arah Barat Laut untuk urusan yang sangat penting.

Rabu Wage Wuku Marakeh

Pada hari Rabu Wage di wuku ini adalah hari yang baik untuk segala macam pekerjaan, ada orang yang memberikan sesuatu dan juga besar potensi kerezekiannya, tetapi ini adalah hari yang tidak baik untuk bepergian sebab di perjalanan cenderung mudah tersulut emosinya atau mudah marah.

[Diasuh oleh Ki Totok Yasmiran, ahli penanggalan Jawa dari Museum Radyapustaka Solo. Tayang rutin di detikJateng setiap pagi. Temukan wetonmu DI SINI]



Simak Video "Video: 'Revolusi Pengelolaan Sampah' ala Walkot Solo Respati Ardi"

(apu/afn)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork
InsertLive
Kamis, 01 Jan 1970 07:00 WIB