Kalender Jawa Kamis Pahing 11 Desember 2025: Suka Memberi

Penanggalan Jawa

Kalender Jawa Kamis Pahing 11 Desember 2025: Suka Memberi

Tim detikJateng - detikJateng
Kamis, 11 Des 2025 06:00 WIB
Kalender Jawa Kamis Pahing 11 Desember 2025: Suka Memberi
Ilustrasi suka memberi. Foto: Freepik
Solo -

Hari ini, Kamis (11/12/2025) bertemu dengan pasaran Pahing. Dalam penanggalan Jawa, hari ini juga bertepatah dengan 20 Jumadilakir 1959, berada di Tahun Dal, Windu Sancaya dan Wuku Mandhasiya.

Kamis Pahing

Weton (hari kelahiran) Kamis Pahing memiliki neptu 17. Pemilik weton ini berkeinginan atau bercita-cita tinggi dan keras, ingin selalu maju dan dapat memberi pencerahan kepada orang lain. Selain itu dia sangat mencintai keluarganya. Namun sisi negatifnya dia suka menyinggung perasaan orang lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pangarasan

Pangarasan pada weton ini adalah Lakuning Bumi. Wataknya pemurah, suka memberi, dan melindungi.

Pancasuda

ADVERTISEMENT

Adapun Pancasuda, Lebu Katiyup Angin. Artinya, apa yang diingikan sulit tercapai. Usaha yang dijalankan sering gagal ataupun sulit mencapai kemajuan. Karenanya perlu kesungguhan yang lebih untuk meraih keinginannya.

Wuku Mandhasiya

Wuku Mandhasiya, lambang dewanya Bathara Brama, keras perangainya, tiada maaf bagi orang yang salah. Jika sudah marah, sulit dikendalikan. Gedhongnya terkunci di depan.

Wataknya hemat harta, jika memberi sesuatu cenderung diperlihatkan, agak sombong dan suka dipuji. Pohonnya asam, dapat menjadi pengayom orang yang kesusahan, karena kesejukan hatinya.

Burungnya platuk bawang, berwatak keras, suka bekerja dan banyak sifat welas-asihnya. Gambarannya bagai batu hitam di pembaringan pohon besar yang akarnya menghujam dalam bumi.

Sebetulnya sangat sabar, tapi kalau sedang marah sulit terbendung. Bahayanya kena taring binatang dan dijahili orang. Selama 7 hari pada wuku tersebut jangan menggali tanah atau beraktivitas ke bawah untuk urusan yang sangat penting.

Kamis PahingWuku Mandhasiya

Pada hari Kamis Pahing di wuku ini berwatak rahayu. Untuk transaksi jual beli akan terlaksana dengan baik dan suka sama suka serta saling menguntungkan.

[Diasuh oleh Ki Totok Yasmiran, ahli Penanggalan Jawa dari Museum Radyapustaka Solo. Tayang rutin di detikJateng setiap pagi. Temukan wetonmu DI SINI]




(afn/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads