Pemerintah kemungkinan akan membuka kembali seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2026 ini. Oleh karena itu, tidak heran jika masyarakat, terutama lulusan baru, mulai mencari informasi terbaru terkait jadwal seleksi ini.
Seiring rencana pembukaan CPNS 2026, mulai muncul berbagai kabar terkait jadwal pembukaannya di masyarakat. Salah satunya adalah warta yang menyebut pembukaan CPNS 2026 diperkirakan berlangsung pada bulan Juni mendatang.
Pertanyaannya, apakah benar CPNS 2026 akan dibuka bulan Juni? Berikut penjelasan lengkapnya beserta informasi perkiraan pembukaan CPNS 2026 dan formasinya yang perlu detikers ketahui!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Benarkah CPNS 2026 Dibuka Bulan Juni?
Berdasarkan informasi dari video berjudul "BKN Menyapa ASN Series ke-26" yang diunggah di channel YouTube #ASNPelayanPublik, pihak Badan Kepegawaian Negara (BKN) belum memberikan kepastian mengenai jadwal pembukaan seleksi CPNS 2026.
Plt Direktur Perencanaan Kebutuhan ASN, Muhammad Ridwan, menjelaskan bahwa timeline perencanaan kebutuhan ASN memang sudah berjalan sejak akhir Maret 2025. Dalam paparannya, ia menyampaikan bahwa formasi untuk tahun 2026 seharusnya bisa dikeluarkan oleh Menteri PANRB pada akhir Mei 2026.
"Pada akhir bulan Mei tahun ini, tahun 2026 mestinya formasi untuk masing-masing atau kebutuhan perencanaan kebutuhan atau formasi untuk masing-masing instansi itu bisa dikeluarkan oleh Menteri PAN RB dan proses seleksi ASN-nya bisa mulai berlangsung pada setelah itu, setelah bulan Mei, bulan Juni gitu," jelasnya, dikutip pada Selasa (12/5/2026).
Namun, pernyataan ini tidak serta-merta menjadi kepastian bahwa CPNS 2026 akan dibuka pada Juni 2026. Adi Fauzan Albantani, Analis SDMA Ahli Madya dari BKN, memberikan penjelasan bahwa jadwal pembukaan CPNS 2026 masih disusun oleh pemerintah.
"Jadi, Bapak, Ibu sekalian, teman-teman bahwa sekarang pemerintah sedang menyusun jadwal ya untuk rekrutmen ASN tahun 2026 dan jadwal ini tentunya disesuaikan dengan banyak sekali hal-hal yang melibatkan proses pengadaan ASN tahun 2026," ungkapnya saat menjawab pertanyaan dalam live streaming di kanal YouTube itu.
Adi Fauzan juga menegaskan bahwa pihaknya belum bisa memberikan jawaban pasti terkait pembukaan CPNS tahun 2026 karena saat ini masih banyak instansi pemerintah yang sedang mengajukan kebutuhan. Berdasarkan dari hasil pengajuan usul yang diajukan oleh pemerintah itu pihak BKN kemudian baru dapat memperkirakan berapa banyak formasi yang akan dibuka beserta timeline-nya.
Jadi, meskipun ada tanda bahwa CPNS 2026 kemungkinan bisa dibuka setelah Mei atau sekitar Juni 2026, hal ini masih berupa perkiraan dan belum menjadi kepastian. Jadwal pasti masih bergantung pada proses pengajuan usulan kebutuhan dari instansi pemerintah, verifikasi dari BKN, serta penetapan formasi oleh Menteri PANRB. Oleh karena itu, para calon pelamar disarankan untuk terus memantau informasi resmi dari website BKN dan Kemenpan RB.
Perkiraan Pembukaan CPNS 2026
Hingga saat ini, pemerintah belum menetapkan jadwal resmi pembukaan seleksi CPNS 2026. Berdasarkan catatan detikNews, Menteri PANRB Rini Widyantini pernah menyampaikan jika pembukaan CPNS 2026 harus menunggu persiapan yang matang dari pemerintah. Kini, proses tersebut masih dalam tahap finalisasi karena pemerintah masih menyesuaikan skema rekrutmen, termasuk kesiapan anggaran dan kebutuhan formasi dari masing-masing instansi.
"Kita sudah mengajukan kepada Menteri Keuangan mengenai kesiapan anggarannya begitu kan. Nggak bisa ujug-ujug kita umumkan, nggak bisa. Harus tahu kompetensinya," ujar Rini di Gedung KemenPAN-RB, Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Namun, jika melihat pola jadwal seleksi CPNS tahun-tahun sebelumnya, pengumuman seleksi dan pendaftaran biasanya dilakukan sekitar bulan Agustus hingga September. Sebagai gambaran, pada seleksi pengadaan CPNS tahun anggaran 2024, tahapan berlangsung dengan rincian sebagai berikut.
- 19 Agustus-2 September 2024: Pengumuman seleksi
- 20 Agustus-6 September 2024: Pendaftaran seleksi
- 20 Agustus-13 September 2024: Seleksi administrasi
- 14-17 September 2024: Pengumuman hasil seleksi administrasi
- 16 Oktober-14 November 2024: Pelaksanaan SKD CPNS
- 17-19 November 2024: Pengumuman hasil SKD CPNS
- 9-20 Desember 2024: Pelaksanaan SKB CPNS
- 5-12 Januari 2025: Pengumuman hasil akhir CPNS
- 23 Januari-21 Februari 2025: Pengisian DRH NIP CPNS
- 22 Februari -23 Maret 2025: Usul Penetapan NIP CPNS
Dengan mempertimbangkan timeline tersebut, jika CPNS 2026 mengikuti pola yang sama, proses seleksi kemungkinan akan dimulai pada Agustus 2026 dengan pengumuman hasil akhir pada awal tahun 2027. Meski begitu, untuk jadwal resmi pembukaan CPNS 2026 tetap menunggu pengumuman resmi yang ditetapkan oleh pemerintah.
Perkiraan Formasi CPNS 2026
Terkait formasi CPNS 2026, Menteri PANRB Rini Widyantini telah memberikan gambaran awal mengenai fokus penerimaan pegawai negeri sipil tahun ini. Dilansir detikNews, ia menyatakan bahwa tes CPNS nantinya akan difokuskan pada fresh graduate atau lulusan baru. Hal ini sejalan dengan kebutuhan mendesak untuk mengisi kekosongan jabatan akibat banyaknya ASN yang memasuki masa pensiun.
"Dan kami juga kan sudah menyediakan sekitar 160 ribu pensiun yang memang harus diisi," ungkap Rini Widyantini pada Selasa (24/2/2026).
Angka 160 ribu ASN yang pensiun pada tahun 2025 inilah yang menjadi salah satu dasar perhitungan kebutuhan formasi CPNS 2026. Namun, jumlah formasi yang akan dibuka tidak serta-merta sama dengan jumlah ASN yang pensiun. Pemerintah akan terlebih dahulu melihat kebutuhan dari segi kompetensi sebelum membuka tes CPNS. Pihak Kemenpan RB juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah (pemda) terkait formasi CPNS 2026.
Proses penentuan formasi ini mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kesiapan anggaran dari Kementerian Keuangan serta kebutuhan kompetensi spesifik yang dibutuhkan oleh setiap instansi pemerintah, baik di pusat maupun daerah. Dengan demikian, informasi detail mengenai jumlah pasti formasi dan rincian jabatan yang dibuka akan diumumkan secara resmi oleh Kemenpan RB setelah seluruh proses koordinasi dan finalisasi anggaran selesai dilakukan.
Syarat Daftar CPNS 2026
Calon peserta yang berminat mengikuti seleksi CPNS 2026 perlu memperhatikan berbagai persyaratan yang telah ditetapkan. Berdasarkan keterangan yang tertera pada portal resmi SSCASN BKN, terdapat beberapa kriteria yang wajib terpenuhi sebelum melakukan pendaftaran. Berikut adalah persyaratan lengkapnya.
- Berstatus sebagai Warga Negara Indonesia dengan rentang usia minimum 18 tahun dan maksimum 35 tahun, atau hingga 40 tahun untuk posisi jabatan khusus tertentu.
- Memenuhi seluruh ketentuan dan regulasi yang diberlakukan oleh instansi yang dituju.
- Tidak memiliki catatan pidana dengan vonis penjara selama 2 tahun atau lebih.
- Tidak pernah mengalami pemberhentian tidak dengan hormat atau pemberhentian dengan hormat bukan atas keinginan sendiri sebagai PNS, anggota TNI, maupun anggota Polri.
- Tidak memiliki riwayat pemberhentian secara tidak hormat dari institusi swasta.
- Tidak sedang menyandang status sebagai CPNS, PNS, anggota TNI, atau anggota Polri.
- Tidak terdaftar sebagai pengurus atau anggota partai politik, serta tidak terlibat dalam aktivitas politik praktis.
- Memiliki latar belakang pendidikan yang relevan dengan kualifikasi jabatan yang diinginkan.
- Mempunyai kondisi kesehatan fisik dan mental yang memadai sesuai dengan kebutuhan jabatan.
- Memiliki kesediaan untuk ditempatkan di berbagai wilayah di Indonesia bahkan hingga penugasan luar negeri sesuai kebutuhan pemerintah.
Perlu dicatat bahwa di samping persyaratan umum di atas, masing-masing instansi dapat menambahkan persyaratan khusus sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik jabatan yang tersedia.
Dokumen Persyaratan CPNS 2026
Dalam melengkapi proses registrasi CPNS 2026, setiap pendaftar diwajibkan menyiapkan dan mengunggah berbagai dokumen sebagai kelengkapan administrasi. Berikut adalah daftar dokumen yang harus dipersiapkan.
- Pas foto dengan latar belakang warna merah
- Swafoto
- KTP yang masih berlaku
- Ijazah serta Sertifikat Pendidik (Serdik)/STR
- Transkrip nilai
- Surat penugasan guru (khusus untuk jalur THK-2)
Penting untuk diketahui bahwa ketentuan unggah dokumen dapat berbeda-beda tergantung pada kebijakan instansi yang dituju, sehingga peserta perlu memastikan persyaratan spesifik dari instansi yang dipilih.
Tahapan Seleksi CPNS 2026
Proses seleksi CPNS melibatkan serangkaian tahapan yang harus dilalui peserta mulai dari pembuatan akun hingga pengumuman hasil akhir. Meskipun mekanisme seleksi CPNS 2026 belum dirilis secara resmi oleh SSCASN BKN, calon peserta dapat mengacu pada alur seleksi tahun-tahun sebelumnya yang kemungkinan besar akan serupa. Berikut adalah tahapan-tahapan yang perlu dipahami.
1. Pembuatan Akun
Langkah awal yang harus dilakukan adalah membuat akun di situs resmi SSCASN BKN. Peserta perlu mengisi formulir dengan informasi pribadi seperti NIK, nomor KK, nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, nomor HP, lokasi penerbitan KTP, serta alamat email yang aktif. Selanjutnya, peserta membuat kata sandi dan menetapkan pertanyaan pengaman, mengunggah foto KTP, serta mengambil foto swafoto. Setelah semua langkah selesai, peserta dapat mengunduh Kartu Informasi Akun sebagai bukti registrasi.
2. Pemilihan Formasi
Pada tahap ini, peserta diminta melengkapi biodata terlebih dahulu sebelum memilih formasi jabatan. Setelah biodata terisi, peserta dapat menentukan jenis seleksi CPNS yang diinginkan beserta formasi yang akan dilamar. Di tahap ini, peserta diwajibkan mengunggah dokumen pendukung dan menyusun resume sebelum mencetak Kartu Pendaftaran sebagai bukti telah mendaftar.
3. Seleksi Administrasi
Tahap ketiga merupakan proses verifikasi administrasi di mana panitia akan memeriksa kelengkapan dan keabsahan data yang disampaikan peserta. Hasil verifikasi akan diumumkan, dan peserta yang merasa ada kesalahan atau ketidaksesuaian dapat mengajukan sanggahan. Peserta yang dinyatakan lolos tahap verifikasi administrasi berhak mencetak Kartu Ujian untuk tahap selanjutnya.
4. Ujian Kompetensi
Pada fase ini, data peserta yang lolos administrasi akan dikirim ke sistem CAT-BKN untuk pelaksanaan ujian. Hasil ujian kemudian diproses di SSCASN dengan mempertimbangkan passing grade dan kebijakan afirmasi yang berlaku. Bagi peserta yang sebelumnya telah mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada seleksi CPNS tahun sebelumnya dengan jenjang pendidikan yang sama, tersedia opsi untuk menggunakan nilai SKD lama atau mengikuti ujian SKD yang baru melalui sistem SSCASN BKN. Peserta yang berhasil melewati SKD akan melanjutkan ke tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).
5. Pengumuman Hasil Akhir
Tahap terakhir adalah pengumuman hasil akhir seleksi. Panitia akan mengumumkan nama-nama peserta yang dinyatakan lulus seluruh tahapan seleksi kompetensi. Peserta masih diberi kesempatan untuk mengajukan sanggahan apabila diperlukan. Bagi peserta yang dinyatakan lulus, langkah selanjutnya adalah melakukan proses pemberkasan sebagai persiapan penetapan sebagai CPNS.
Demikian penjelasan mengenai perkiraan pembukaan CPNS 2026 dan formasinya yang perlu detikers ketahui dan pahami dengan baik. Semoga membantu, ya!
Artikel ini ditulis oleh Desi Rahmawati peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom
(num/afn)
