Respons Bahlil Harga BBM Nonsubsidi Pertamax Turbo-Dexlite Naik

Respons Bahlil Harga BBM Nonsubsidi Pertamax Turbo-Dexlite Naik

Eko Susanto - detikJateng
Sabtu, 18 Apr 2026 18:07 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia usai memberikan materi dalam retret Ketua DPRD seluruh Indonesia di Akmil Magelang, Sabtu (18/4/2026).
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia usai memberikan materi dalam retret Ketua DPRD seluruh Indonesia di Akmil Magelang, Sabtu (18/4/2026). Foto: Eko Susanto/detikJateng
Magelang -

PT Pertamina (Persero) menaikkan harga sejumlah produk bahan bakar minyak (BBM) nonsubdisi yang berlalu mulai hari ini, Sabtu (18/4). Begini respons Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

"Jadi kalau BBM itu kan, kalau untuk yang pemerintah atur adalah BBM bersubsidi," kata Bahlil kepada wartawan usai memberikan materi kepada peserta retret Ketua DPRD seluruh Indonesia di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Sabtu (18/4/2026).

"Sementara yang untuk industri, sesuai peraturan Menteri ESDM tahun 2022 itu mengikuti harga pasar. Jadi, Turbo (Pertamax Turbo) itu kan untuk orang kaya. Orang-orang mampu semua. RON 98, kemudian solar yang CN 51 itu untuk orang mampu lah," tegas Bahlil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekadar diketahui retret Ketua DPRD se-Indonesia berlangsung di Akmil Magelang sejak 15 sampai 19 April 2026. Sejumlah menteri anggota Kabinet Merah Putih hadir sebagai pemateri.

ADVERTISEMENT

Pemateri dari anggota Kabinet Merah Putih antara lain Wamendagri Bima Arya Sugiarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Mendikdasmen Abdul Mu'ti, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Kepala BGN Dadan Hindayana maupun lainnya.

Dikutip dari detikFinance, PT Pertamina (Persero) menaikkan harga sejumlah produk bahan bakar Minyak (BBM) nonsubsidi. Kenaikan harga ini berlaku mulai hari ini, Sabtu (18/4).

Berdasarkan laman mypertamina.id, kenaikan terjadi hanya untuk BBM jenis Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Sementara BBM nonsubsidi lainnya, yakni Pertamax dan Pertamax Green tidak mengalami perubahan harga.

Sebagai contoh di wilayah Jakarta, harga Pertamax Turbo kini dibanderol sebesar Rp 19.400 per liter. Angka ini tercatat naik Rp 6.300 per liter, dari sebelumnya Rp 13.100 per liter pada awal April 2026 ini.

Kemudian Dexlite kini dijual Rp 23.600 per liter, melonjak Rp 9.400 per liter dari sebelumnya Rp 14.200 per liter. Begitu pula dengan Pertamina Dex yang kini harganya sebesar Rp 23.900 per liter, naik Rp 9.400 per liter dari sebelumnya Rp 14.500 per liter.

Sementara untuk harga Pertamax tetap diperdagangkan sebesar Rp 12.300 per liter untuk pembelian di SPBU, dan Rp 12.200 per liter untuk pembelian di Pertashop. Serta untuk Pertamax Green 95 tetap seharga Rp 12.900 per liter.

Di luar itu, untuk harga BBM subsidi seperti Pertalite juga tidak mengalami perubahan, tetap berada di Rp 10.000 per liter. Begitu juga dengan produk Biosolar subsidi tetap di Rp 6.800 per liter.

Sebagai informasi, sebelumnya pemerintah memastikan harga BBM Pertamina pada April tidak naik meski harga minyak dunia sedang tinggi. Pernyataan ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.

"Perlu kami sampaikan bahwa setelah kami melakukan koordinasi dalam hal ini pemerintah dan Kementerian ESDM bersama dengan Pertamina dan atas petunjuk dari Bapak Presiden. Bapak Presiden selalu mengedepankan kepentingan rakyat dan kepentingan masyarakat di dalam mengambil sebuah keputusan," ujar Prasetyo dalam keterangan tertulis, Selasa (31/3/2026).

"Oleh karena itulah Pertamina menyatakan bahwa Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM non subsidi," sambung Prasetyo.




(apu/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads