- Apa Itu Kartu Uang Elektronik?
- Cara Membuat Kartu Uang Elektronik 1. Kantor Cabang Bank Terdekat 2. Merchant Mitra 3. Loket di Stasiun Commuterline 4. Vending Machine di Stasiun Commuterline
- Biaya Pembuatan Kartu dan Limit Saldo
- Cara Mengisi Saldo Kartu Uang Elektronik 1. Kantor Cabang Bank Terdekat 2. ATM Bank Terdekat 3. Mobile Banking 4. E-Wallet 5. Merchant Mitra
Kartu uang elektronik menjadi salah satu alat pembayaran yang semakin banyak digunakan sekarang ini. Tidak hanya membayar tol, kini kartu ajaib ini juga digunakan untuk pembayaran transportasi umum, bahkan parkir. Tidak heran jika banyak orang mulai membuat kartu satu ini.
Seiring meningkatnya penggunaan, kebutuhan untuk memiliki kartu uang elektronik pun ikut bertambah. Namun, tak sedikit orang yang belum mengetahui cara membuat atau membeli kartu, apalagi tempat yang menyediakannya. Selain itu, proses pengisian saldo juga sering menjadi pertanyaan, terutama bagi pengguna baru yang belum familiar dengan sistemnya.
Untuk itu, detikJateng bagikan cara membuat dan mengisi saldo kartu uang elektronik serta di mana saja tempat penyedia layanannya. Yuk simak baik-baik panduan lengkapnya di bawah!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa Itu Kartu Uang Elektronik?
Kartu uang elektronik merupakan alat pembayaran elektronik yang digunakan untuk transaksi nontunai. Sebagaimana dijelaskan dalam laman resmi bank penyedia layanan tersebut, kartu ini menjadi alat pembayaran berbasis chip yang digunakan sebagai pengganti uang tunai. Di Indonesia, layanan ini disediakan oleh 4 bank dengan nama produk, berupa Mandiri e-money, BRIZZI, BNI Tapcash, dan Flazz BCA.
Kegunaan kartu uang elektronik sangat beragam. Karu ini umum digunakan untuk pembayaran tol, transportasi umum, seperti bus, dan kereta. Beberapa area parkir kini juga bisa menggunakan kartu ini sebagai alat pembayarannya. Pada beberapa merchant atau minimarket juga sudah tersedia layanan pembayaran nontunai dengan kartu pengganti uang tunai satu ini.
Cara Membuat Kartu Uang Elektronik
Secara keseluruhan, pembuatan kartu untuk setiap produk uang elektronik dari bank-bank tersebut kurang lebih sama. Berdasarkan hasil penelusuran pada laman resmi masing-masing bank penyelenggara, terdapat beberapa cara untuk membuat atau membeli kartu uang elektronik mereka.
Adapun berikut ini beberapa cara membuat kartu uang elektronik secara umum.
1. Kantor Cabang Bank Terdekat
- Datang ke kantor cabang Bank Mandiri, BRI, BNI, atau BCA terdekat.
- Ambil nomor antrean sesuai ketentuan di tempat tersebut.
- Sampaikan ke customer service atau teller tentang pembuatan kartu uang elektronik.
- Lakukan pembayaran kartu dan saldo awal.
- Kartu akan diberikan dan siap kalian gunakan.
2. Merchant Mitra
- Kunjungi minimarket terdekat, seperti Indomaret, Alfamart, Alfamidi, dan sebagainya.
- Sampaikan ke petugas kasir tentang pembelian kartu uang elektronik.
- Pilih kartu yang tersedia, jika ada lebih dari satu.
- Lakukan pembayaran kartu dan saldo awal.
- Kartu akan diberikan dan siap kalian gunakan.
3. Loket di Stasiun Commuterline
- Datang langsung ke loket yang ada di stasiun Commuterline atau KRL.
- Sampaikan ke petugas tentang pembelian kartu uang elektronik.
- Lakukan pembayaran kartu dan saldo awal.
- Kartu akan diberikan dan siap kalian gunakan.
4. Vending Machine di Stasiun Commuterline
- Cari vending machine di area stasiun.
- Pilih menu pembelian kartu uang elektronik di layar.
- Masukkan uang tunai sesuai nominal yang diminta.
- Tunggu hingga mesin memproses transaksi.
- Ambil kartu uang elektronik yang keluar dari mesin.
Biaya Pembuatan Kartu dan Limit Saldo
Biaya pembuatan kartu uang elektronik dari setiap bank itu sama sebesar Rp 30.000. Namun, dalam ketentuan baru, BRI menyebutkan biaya perdana pembuatan BRIZZI sebesar Rp 35.000. Kemudian, setiap kartu juga memiliki limit saldo yang besarannya kurang lebih sama. Sebagai gambaran, berikut ketentuan limit saldo kartu uang elektronik.
- Minimal top up: Rp 20.000 atau mengikuti ketentuan mitra sarana top up
- Maksimal top up: Rp 20.000.000 per bulan
- Saldo maksimal pada kartu: Rp 2.000.000
- Saldo minimal pada kartu: Rp 0
Cara Mengisi Saldo Kartu Uang Elektronik
Setelah mengetahui ketentuan limit saldo kartu uang elektronik, kita bisa lanjut mengetahui cara pengisian atau top up saldonya. Ada banyak cara untuk melakukan top up kartu uang elektronik, mulai dari datang ke kantor cabang bank terdekat, sampai ke merchant mitranya. Kalian juga bisa top up dengan uang tunai maupun digital.
Masih mengacu pada sumber-sumber yang sama, berikut beberapa tempat dan cara mengisi saldo kartu uang elektronik yang bisa kalian ikuti.
1. Kantor Cabang Bank Terdekat
Cara pertama yang bisa kalian lakukan untuk pengisian saldo uang elektronik adalah datang langsung ke kantor cabang bank penyedia terdekat. Cara ini bisa kalian lakukan jika ingin melakukan pengisian saldo dengan uang tunai ya, detikers.
Adapun berikut langkah-langkah yang bisa kalian ikuti.
- Datang ke kantor cabang seperti Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, atau Bank Central Asia
- Ambil nomor antrean menuju teller
- Sampaikan ingin melakukan pengisian atau to up saldo uang elektronik
- Serahkan kartu uang elektronik kepada petugas
- Sebutkan nominal top up yang diinginkan
- Lakukan pembayaran
- Saldo akan langsung masuk ke kartu
2. ATM Bank Terdekat
Selain datang langsung ke kantornya, kalian juga bisa top up uang elektronik di ATM terdekat. Perlu diingat, pengisian saldo menggunakan cara ini dilakukan dengan saldo pada rekening kalian, bukan uang tunai.
Meski berbeda bank penyelenggara, berikut gambaran pengisian saldo uang elektronik yang bisa kalian ikuti.
- Kunjungi ATM bank yang mendukung top up uang elektronik
- Masukkan kartu ATM dan PIN
- Pilih menu "Uang Elektronik" atau "uang elektronik"
- Pilih opsi isi ulang atau top up
- Masukkan nominal saldo yang diinginkan
- Tempelkan kartu uang elektronik pada reader (jika diminta)
- Tunggu hingga proses selesai dan saldo berhasil terisi
3. Mobile Banking
Lebih mudah, kalian bisa melakukan top up dengan mobile banking dari bank penyelenggara. Sama dengan ATM, pengisian saldo uang elektronik dengan cara ini juga menggunakan uang yang ada di rekening saja.
Secara umum, berikut langkah yang bisa kalian ikuti untuk melakukan pengisian saldo uang elektronik via mobile banking dari masing-masing penyelenggara.
- Buka aplikasi mobile banking seperti Livin' by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI atau BCA Mobile
- Login ke akun kamu dengan username dan password
- Pilih menu "Top Up uang elektronik", "Uang Elektronik", atau sejenisnya yang tersedia pada aplikasi
- Pilih jenis kartu uang elektronik yang digunakan
- Masukkan nomor kartu, jika diminta dan nominal top up
- Konfirmasi transaksi
4. E-Wallet
Jika kalian memiliki e-wallet atau dompet digital seperti GoPay, ShopeePay, DANA, dan sebagainya, kalian juga bisa top up saldo uang elektronik. Pengisian saldo dengan cara ini juga menggunakan uang atau saldo pada dompet digital kalian.
Secara umum, berikut ini langkah pengisian saldo uang elektronik melalui e-wallet.
- Buka aplikasi e-wallet seperti GoPay, ShopeePay, DANA, dan sebagainya
- Pilih menu "Top Up", "Isi Saldo uang elektronik", atau sejenisnya yang tersedia pada aplikasi
- Pilih jenis kartu uang elektronik
- Masukkan nomor kartu dan nominal top up
- Lakukan pembayaran nominal top up dan biaya adminnya dari saldo e-wallet
- Lakukan update saldo kartu melalui fitur NFC pada HP kalian
5. Merchant Mitra
Terakhir, jika kalian ingin mengisi saldo uang elektronik dengan uang tunai selain melalui kantor cabang bank terdekat, juga bisa dilakukan di merchant mitra. Umumnya, merchant atau minimarket yang biasa menyediakan layanan ini adalah Indomaret, Alfamart, Alfamidi, dan lain sebagainya.
Cara pengisian saldo uang elektronik pada setiap merchant juga tidak jauh berbeda. Lebih jelas, berikut cara pengisian saldo uang elektronik pada merchant mitra.
- Kunjungi minimarket seperti Indomaret, Alfamart, atau Alfamidi
- Sampaikan ke kasir ingin melakukan pengisian saldo uang elektronik
- Serahkan kartu uang elektronik
- Sebutkan nominal top up
- Lakukan pembayaran sesuai nominal dan biaya admin yang ditentukan
- Tunggu hingga saldo berhasil ditambahkan
Demikian itulah cara membuat kartu uang elektronik, lengkap dengan cara mengisi saldo dan tempat-tempat yang menyediakan layanan tersebut. Semoga bermanfaat!
Artikel ini ditulis oleh Mardliyyah Hidayati peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom
(sto/ahr)
