2 Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Bahlil: Doain Bisa Cepat

Nasional

2 Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Bahlil: Doain Bisa Cepat

Herdi Alif Al Hikam - detikJateng
Rabu, 08 Apr 2026 20:20 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Foto: Ilyas Fadilah/detikcom
Solo -

Dua kapal Pertamina International Shipping (PIS) masih belum bisa melintas di Selat Hormuz. Menurut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, sudah ada harapan di tengah gencatan senjata yang berlangsung.

Dikutip dari detikFinance, kapal yang masih tertahan itu adalah Pertamina Pride dan Gamsunoro. Bahlil menyebut komunikasi dilakukan intens agar dua kapal itu bisa melintas.

Menurutnya sudah ada titik cerah di tengah gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran selama dua minggu. Dia meminta doa dan berharap dua minggu kapal tersebut sudah kembali berlayar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lagi dilakukan komunikasi yang intens terkait dua kapal itu. Insyaallah, doain bisa cepat. Dengan redanya jeda dua minggu eskalasi timur tengah mudah-mudahan bisa selesai," ujar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2026).

ADVERTISEMENT

Bahlil juga menjelaskan stok BBM dan LPG di dalam negeri masih aman meski dua kapal itu masih tertahan di Selat Hormuz. Dia menyebut Indonesia masih memiliki opsi pasokan BBM dan LPG di luar kawasan Timur Tengah.

"Kita sudah ambil dari Australia, Amerika, dan negara lain," ujarnya.



(alg/dil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads