Program Studi S3 Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menorehkan pencapaian baru dengan menggelar ujian disertasi perdana. Ujian bersejarah yang dilaksanakan pada 5 Oktober 2026 ini sukses menobatkan Aris Rakhmadi sebagai lulusan pertama program doktoral tersebut.
Keberhasilan Aris tidak lepas dari paparan disertasinya yang mengangkat tema inovatif dan sangat bermanfaat bagi masyarakat luas. Ia memaparkan penelitiannya dengan judul "Pendekatan Multi-Arsitektur CNN dalam Pengenalan Bahasa Isyarat Arab untuk Aksesibilitas Qur'ani bagi Penyandang Disabilitas Rungu-Wicara".
"Penelitian ini dimaksudkan untuk mengenali isyarat huruf Arab dengan memanfaatkan beberapa arsitektur Convolutional Neural Network (CNN), sehingga penyandang disabilitas rungu-wicara lebih mudah mengakses Al-Qur'an," jelas Arif dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam presentasinya, Aris menjelaskan bahwa penelitian terdahulu umumnya hanya mengandalkan satu model arsitektur saja. Oleh karena itu, ia berinovasi dengan mengeksplorasi empat jenis arsitektur sekaligus yaitu VGG, ResNet, MobileNet, dan EfficientNet. Keempat model komputasi tersebut dipilih karena dianggap mewakili karakteristik utama dari sebagian besar sistem CNN yang ada saat ini.
Pada tahap awal risetnya, Aris membangun data set secara mandiri sebelum beralih menggunakan data set publik berisi ribuan citra dengan puluhan klasifikasi. Ia menggunakan mayoritas data tersebut untuk proses pelatihan model dan memperkaya variasi visual melalui tahapan augmentasi seperti metode rotasi.
Eksperimen ini menyimpulkan bahwa setiap model memiliki keunggulan, di mana ResNet50 menunjukkan performa paling baik sedangkan MobileNet hadir sebagai sistem yang paling ringan.
Ujian disertasi ini dipimpin langsung oleh Ketua Penguji Abdul Fadlil bersama empat guru besar lainnya sebagai anggota tim penilai. Meski riset Aris masih terbatas pada visual statis, temuan ini menjadi pijakan awal yang kuat untuk pengembangan teknologi bantuan penyandang disabilitas.
Ke depannya, Prodi S3 Informatika UAD diharapkan dapat terus konsisten mencetak akademisi andal yang mampu menghasilkan riset berdampak nyata bagi kemajuan bangsa.
