Pohon pisang di pekarangan Wardiyo (65) warga RT 07 RW 10, Kelurahan Tegalkamulyan, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap, ini tidak seperti umumnya. Pasalnya, buah pisangnya tumbuh dari batang dengan tandan yang mencuat ke atas.
"Ini nanamnya sudah lama," kata Wardiyo saat ditemui wartawan di rumahnya, Sabtu (17/10/2026).
Pantauan detikJateng, tandan pisang unik ini memiliki lebih dari 20 sisir pisang. Adapun pohon pisang biasanya menghasilkan sekitar 10-12 sisir.
Wardiyo mengatakan, kemunculan buah pisang dari batang tersebut sempat membuatnya heran. Apalagi, buah yang tumbuh kali ini berasal dari jantung pisang yang sebelumnya sudah sempat dia buang karena tidak berkembang seperti biasanya.
"Keluar jantungnya paling baru tiga mingguan. Terus satu minggunya sudah mentok, nggak keluar pisangnya, saya buang," ujar Wardiyo.
Dia menuturkan, setelah jantung pisang itu dibuang, pertumbuhan buah yang kini terlihat baru berlangsung sekitar dua minggu. Buahnya kemudian tumbuh dari bagian batang dengan bentuk yang berbeda dari pisang umumnya.
Pisang tersebut diketahui merupakan jenis pisang susu kosta. Menurut Wardiyo, ukuran buah yang tumbuh dari batang cenderung lebih kecil, meski jumlah sisirnya lebih banyak.
"Lebih banyak. Ini sisirannya lebih banyak, kayanya lebih dari 20-an, tapi kecil. Pisangnya kecil, nggak mau besar," ujarnya.
Wardiyo menuturkan, pisang yang tumbuh normal dari bagian atas batang biasanya memiliki ukuran buah lebih besar. Sementara itu, buah yang muncul dari batang pohon miliknya tersebut diperkirakan tidak akan sebesar pisang yang tumbuh normal.
Meski demikian, Wardiyo belum mengetahui secara pasti penyebab munculnya buah pisang dengan bentuk tidak biasa tersebut.
Wardiyo mengaku pernah mendapati pohon pisangnya mengeluarkan dua jantung dengan posisi berbeda sekitar lima tahun lalu.
Saat itu, salah satu jantung berada di posisi yang lebih tinggi. Namun, Wardiyo tidak terlalu memperhatikan kondisi pohon tersebut karena sedang merantau.
"Sudah pernah, sudah lima tahunan lebih. Dalam satu pohon ada dua macam jantung, tapi posisinya agak tinggi satu," tuturnya.
Dia baru mengetahui perkembangan buah tersebut setelah pisangnya menua hingga matang. Meski ukurannya kecil dan tidak diminati pedagang, buah pisang itu tetap bisa matang dan dikonsumsi.
"Waktu itu saya lagi merantau, nggak peduli pisang ini. Terus akhirnya tua, matang, bisa dimakan. Cuma penjual nggak mau beli soalnya kecil, tapi dimakan saya sampai habis. Dua-duanya bisa matang," jelasnya.
Wardiyo mengatakan, kejadian seperti itu bukan hanya bisa ditemukan di pohon miliknya. Namun, menurut pengamatannya, pisang dengan pertumbuhan tidak biasa tersebut cukup jarang dijumpai.
"Saya tahunya saya pisang kayak gini ada lah, bukan sini aja, cuma jarang," ujar dia.
Kini, kemunculan buah pisang dari batang kembali menarik perhatian karena bentuk tandannya yang tumbuh ke atas serta jumlah sisirnya yang lebih banyak dibandingkan pisang pada umumnya.
Meski memiliki bentuk yang unik, Wardiyo belum mengetahui apakah pertumbuhan tersebut dipengaruhi faktor tertentu.
"Kalau nggak kayak gini, keluar di atas bisa lebih besar lagi buahnya. Ini nggak bisa besar, cuman ini besar sedikit, ini kan masih muda banget, besar sedikit, nanti tua matang, tapi ya buahnya kecil," pungkasnya.
Simak Video "Video: Gak Pusing Plastik Mahal! UMKM Lumajang Balik ke Daun Pisang"
(dil/dil)