Kecelakaan karambol yang melibatkan dua unit mobil dan dua unit motor terjadi di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang. Akibatnya, seorang pemotor meninggal dunia.
"Kecelakaan ini melibatkan dua kendaraan roda empat, dua kendaraan roda dua. Untuk korban terpental ke kanan sepeda motornya. Untuk sementara korban meninggal di bagian kepala. Untuk korban kita bawa ke kamar jenazah RSUP Dr Kariadi," ucap Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Untung Ariyono, saat ditemui detikJateng di lokasi kejadian, Kamis (15/10/2026).
Untung menjelaskan, kecelakaan melibatkan empat kendaraan yakni Toyota Avanza, Honda Freed, Honda Beat, dan Yamaha Aerox. Ia mengungkapkan, kecelakaan berawal saat mobil Avanza berjalan dari arah barat ke timur. Kemudian mobil itu oleng ke kanan menghantam pembatas jalan. Sementara dari arah berlawanan Pedurungan ke Simpang Lima melaju dua motor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari arah berlawanan muncul dua sepeda motor Beat dan Yamaha Aerox. Setelah menabrak Beat kemudian Avanza melaju menghantam kendaraan Aerox," ucapnya.
Usai menghantam dua motor, lalu mobil Avanza masih melaju dan menabrak mobil Freed yang berjalan dari arah timur ke barat.
"Sopir Avanza diduga mengantuk. Kemudian berhenti menabrak kendaraan Honda Freed dari arah timur ke barat. Tidak ada korban lain," bebernya.
Korban selamat, Yulia (35), menerangkan dirinya saat itu melaju dari arah timur ke barat atau Pedurungan ke Simpang Lima dengan mengendarai motor Honda Beat. Tetiba dari arah sebaliknya terdapat mobil Toyota Avanza menerobos median jalan sehingga menabrak bagian belakang motor milik Yulia.
"Tiba-tiba dia (mobil Avanza) masuk ke sini (dari arah Simpang Lima ke Pedurungan masuk ke jalur sebaliknya), nabrak belakangku, aku jatuh," sebut Yulia saat ditemui wartawan di lokasi.
Yulia tidak melihat langsung saat mobil Avanza menabrak motor Aerox. Dia langsung menjumpai pemotor Aerox yang bernama Hermawan Tri Atmojo (29) terkapar di pinggir jalan.
"Terus yang belakang aku nggak tahu. Aku berhenti bapaknya (korban) sudah tergeletak langsung keluar (kepala korban cedera). Iya (korban di belakangnya)," tuturnya.
Dia menyebut mobil Avanza itu tidak mengebut, namun langsung banting ke kanan. Akibat kecelakaan itu dia menderita luka di kaki kiri dan pinggang.
"Avanza sebenarnya nggak ngebut juga, tapi tiba-tiba nganan. Lukanya di sini (kaki kiri) sama sini (pinggang) tapi belum tak lihat," ucapnya.
Pantauan detikJateng di lokasi pada Kamis (15/10) siang, keempat kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah tidak ada di lokasi. Tampak garis putih menandakan bekas kecelakaan di ruas jalan dari arah Pedurungan menuju ke Simpang Lima.
Terlihat separator jalan rusak. Beberapa serpihan bagian kendaraan sudah dibersihkan di pinggir jalan. Sebagian ruas jalan bekas darah ditutup pasir. Adapun kejadian terjadi di sekitar SPBU Ahmad Yani.
