Video komplotan maling handphone dibekuk di Stasiun Poncol, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, viral di media sosial. Polisi menyebut kasus tersebut diselesaikan melalui restorative justice.
"komplotan maling HP kecekel (tertangkap) di Stasiun Poncol Semarang. Seorang pria yang diduga melakukan pencurian handphone (HP) dikabarkan tertangkap warga di depan Stasiun Poncol, Semarang, pada Rabu (7/10/2026) petang, sekitar waktu Maghrib. Berdasarkan informasi awal yang diterima, pria tersebut diamankan setelah diduga terlibat dalam aksi pencurian HP, diduga pelaku sempat mendapatkan salam hangat dari warga saat diamankan, durung (belum) diketahui secara pastine (pastinya) kronologi kejadian maupun identitas terduga pelaku," tulis akun Instagram @infosemarangduaempatjam seperti dilihat detikJateng, Kamis (8/10/2026).
Dalam video yang diunggah tampak seorang lelaki tengah dipegang oleh warga. Warga yang memegang tengkuk pria itu menanyakan di mana teman pria yang lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kejadian itu terlihat berlangsung di depan Stasiun Poncol pada malam hari. Beberapa warga melihat penangkapan diduga maling itu.
Terduga maling disuruh diam oleh warga yang menangkapnya. Bajunya tampak dipegang erat oleh warga.
Dimintai konfirmasi atas peristiwa itu, Kanit Reskrim Polsek Semarang Tengah, Iptu Nurul, mengatakan dugaan pencurian handphone itu terjadi pada Rabu (7/10) pukul 18.30 WIB. Terdapat dua terduga pelaku masing-masing berinisial IS dan A.
Saat itu, korban tengah mengisi daya baterai ponselnya di sebuah halte di depan pintu keluar Stasiun Poncol. Korban pun meninggalkan gawainya untuk menyeberangkan orang.
"Korban mengecas HP-nya di halte depan pintu keluar Stasiun Poncol dan ditinggal bekerja sebagai orang yang menyeberangkan kendaraan," tutur Nurul kepada detikJateng melalui pesan singkat, Kamis (8/10).
Pada pukul 19.00 WIB korban kaget menemukan handphonenya hilang. Dia lantas menanyakan ponselnya kepada orang yang sedang duduk di halte.
"Sekira pukul 19.00 WIB ketika korban mengecek HP-nya sudah tidak ada," kata Nurul.
Orang yang ditanya itu menjawab jika ponsel milik korban dibawa seseorang yang mengenakan kaus merah. Orang berkaus merah atau pelaku berjalan ke arah selatan.
Korban dan temannya langsung mengejar terduga maling. Maling itu ditangkap di Jalan Tanjung dan dibawa ke Polsek.
"Setelah itu korban berusaha mengejarnya bersama dengan teman-teman korban hingga pelaku berhasil diamankan di pertigaan Jalan Tanjung," tutur dia.
Di Polsek Semarang Tengah, pelaku menyerahkan handphone berjenis Oppo F11 ke korban. Mereka pun bersepakat damai.
"Dalam peristiwa ini korban belum mengalami kerugian karena HP-nya sudah dikembalikan kepada korban. Sepakat diselesaikan RJ," pungkasnya.
