Sopir truk pelaku tabrak lari yang menewaskan pasangan suami istri di tol Jogja-Solo ruas Karanganom, Klaten ditangkap polisi. Dia mengaku panik sehingga meninggalkan korban.
"Turun, lihat kok sudah tidak bergerak. Takut dan panik karena saya sendiri, saya terus," kata sopir berinisial LH (33) itu kepada detikJateng di Unit Gakkum Sat Lantas Polresta Klaten, Senin (5/10/2026) siang.
Ngaku Ngantuk
Peristiwa kecelakaan terjadi Jumat pagi (2/10) pukul 03.00 WIB di tol Jogja-Solo ruas Karanganom, Klaten. Truk yang dikemudikan LH menghantam pasutri berinisial JN (63) dan AS (63) warga Cilandak, Jakarta yang sedang mengganti ban mobilnya karena kempes.
LH menyebut saat kejadian dia perjalanan dari Surabaya menuju Cilacap untuk mengambil muatan aspal. Dia mengaku mengantuk sehingga terjadi tabrakan.
"Pas mau sampai lokasi (kecelakaan) posisi saya itu sudah agak ngantuk. Dan kejadiannya pas derr itu cepat," tutur LH.
"Saya dari Surabaya sendiri. Posisi saat itu jalan itu sepi, penerangannya itu kurang," imbuhnya
Saat itu LH sebenarnya sudah melihat mobil korban. Tetapi truk sudah sulit dikendalikan karena jarak terlalu dekat.
"Ya kelihatan ada mobil itu sudah dekat. Saya banting kanan gak nyampe, ngerem juga gak nyampe" katanya.
Sempat Ambil Aspal di Cilacap
LH sempat turun dari kendaraannya, tapi melihat korban tidak bergerak, dia melanjutkan perjalanannya ke Cilacap. Dia mengambil aspal dan bahkan sempat mengantarnya ke Surabaya lewat jalur nontol.
"Saya balik lewat bawah. Sempat kepikiran mau lapor tapi aspal harus saya antar dulu, makanya saya ndak pergi," ujar LH.
Ditangkap di Surabaya
Polisi melakukan penelusuran termasuk dengan rekaman CCTV. Kemudian dari penelusuran plat nomor truk diketahui berasal dari Surabaya.
"Ditemukan lokasi pelat nomor di Surabaya, tapi kendaraan telah dijual, sehingga kita lidik lagi. Ditemukan truk di perusahaan, juga di Surabaya. Sabtu (3/10) malam kita berangkat ke Surabaya," kata Kanit Gakkum Sat Lantas Polresta Klaten Iptu Ryan Dwi Prabowo saat ditemui detikJateng di kantornya, Minggu (4/10/2026) sore.
Malam itu juga truk beserta sopirnya diamankan di lokasi perusahaan tersebut. Keesokan harinya, Minggu (4/10) pagi, sopir dan truk itu dibawa ke Mapolresta Klaten.
"Minggu pagi tadi kita bawa ke Klaten. Diamankan satu orang, sopir. Untuk truknya muat aspal, tapi saat kejadian kosong, baru mau ambil muatan," ungkap Ryan.
Korban Hendak Melayat
Dari keterangan yang diperoleh kepolisian, dua korban tersebut ternyata sedang dalam perjalanan ke Yogyakarta. Mereka bermaksud melayat saudaranya.
"Korban ini dari Jakarta. Informasinya dari Jakarta mau melayat saudaranya di Yogyakarta," ungkap Kanit Gakkum Sat Lantas Polresta Klaten, Iptu Ryan Dwi Prabowo, kepada detikJateng, Senin (5/10/2026).
Korban sebenarnya membawa sopir dari Jakarta. Namun sopirnya pulang di Boyolali dan mereka meneruskan perjalanan sendiri.
"Sopirnya pulang ke Boyolali. Selepas dari Boyolali, korban menyopiri sendiri bersama istri," jelas Ryan.
Simak Video "Video: 3 Penusuk Sopir Truk di SPBU Palembang Ditangkap, 1 Orang Masih DPO"
(alg/afn)