Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional di Jawa Tengah mendapat apresiasi dari berbagai kafilah peserta. Para kontingen dari luar daerah menilai gelaran ini sukses memberikan pelayanan yang prima, mulai dari penginapan, transportasi, hingga keramahan masyarakat setempat.
Apresiasi juga datang dari anggota kafilah Sumatera Utara, Dzaki Almer. Menurutnya, kesiapan tuan rumah sudah sangat memuaskan di berbagai sektor pendukung kegiatan.
"Pelayanannya sudah sangat bagus dari segala aspek, mulai dari transportasi, penginapan, hingga pelayanan umum lainnya," ujar Dzaki dalam keterangannya, Jumat (18/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal tersebut disampaikannya saat tampil di final Cabang Fahmil Qur'an, di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Jumat (18/9).
Senada, peserta lainnya, Naufal Al Hanif dan Muhaddist terkesan dengan suasana Kota Semarang yang dinilai bersih, tertata, serta kaya akan ragam kuliner khas, seperti soto Semarang.
Kesan mendalam juga dirasakan oleh kontingen Kalimantan Timur. Syifa Rahmadani Hidayati bersama rekan satu timnya memuji kesiapan panitia lokal sejak hari pertama kedatangan, hingga seluruh rangkaian lomba selesai.
"Penyambutannya sangat luar biasa. Fasilitas transportasi nyaman dan kemasannya sangat unik, seperti konsumsi yang memiliki identitas khas MTQ. Semarang benar-benar keren," ungkap Syifa.
Sementara itu, kafilah Provinsi Jambi, Helvina Eka Fumiyo menyoroti suasana kompetisi yang hangat dan penuh kebersamaan antarpeserta dari seluruh Indonesia, serta sikap ramah dan santun warga Jawa Tengah.
"Meskipun bersaing dalam perlombaan, antarpeserta saling memberikan dukungan. Kota Semarang juga sangat bersih, adem, dan tertata rapi," ungkap Helvina.
Hal tersebut disampaikannya saat ditemui usai tampil di Tilawah Remaja di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Kota Semarang.
Dukungan fasilitas dan pendampingan panitia (liaison officer/LO) juga mendapat apresiasi dari peserta asal Jawa Timur, Andiny Mahardika. Menurutnya, kesiapan panitia dalam merespons kebutuhan kontingen, membuat pelaksanaan kegiatan berjalan sangat lancar.
"Pelayanannya sangat responsif. Setiap membutuhkan bantuan, LO selalu siap mendampingi. Secara keseluruhan, penyelenggaraan MTQ di Jawa Tengah ini sangat luar biasa," pungkas Andiny.
