Sebuah lahan kosong dekat Mall 23, POJ City Kota Semarang terbakar hebat pada Rabu (16/9) malam. Terungkap, kebakaran itu disebabkan sekelompok pemancing mabuk.
Diketahui, pemadam kebakaran (damkar) berjibaku menjinakkan api sejak Rabu pukul 18.55 WIB hingga Kamis (17/9) pukul 02.00 WIB, atau sekitar tujuh jam.
"Jam 18.55 kita proses pemadaman. Selesai jam 02.00 tadi," kata Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang Tantri Pradono saat dihubungi detikJateng, Kamis (17/9/2026).
Pemancing Mabuk Bakar Rumput Kering
Tantri melanjutkan, insiden itu berawal empat orang yang tengah memancing. Namun, keempatnya dalam kondisi mabuk.
"Jadi ceritanya itu ada orang mencari ikan. Empat orang itu mabuk semua. Diilengke (diingatkan) sama sekuritinya POJ, dia marah terus bakar rumput kering. Tiga ketangkap dan satu orang masih lari," paparnya.
Tantri berujar seorang pelaku yang kabur sudah dikantongi identitasnya. Adapun lahan yang terbakar itu mencapai luas 10 hektare.
"Jadi lokasi yang terbakar itu luas kurang lebih 10 hektare," sebutnya.
Ungkap Kendala Pemadaman
Tantri menjelaskan kendala yang dihadapi pihaknya sehingga pemadaman berlangsung tujuh jam. Seperti halnya titik api yang berpindah-pindah hingga portal jalan yang tertutup.
"Titik api itu pindah-pindah, terus pindah ke samping Mall 23, terus merembet ke hampir 1 Kilometer. Kita mendekat mobil lokasi kebakaran. Jalan masuk sempat dikunci sekitar pukul 11.00 (23.00) baru dibuka. Sebenarnya kalau akses dibuka, lebih cepat," bebernya.
Damkar juga dibantu PMI Kota Semarang untuk suplai air. Mereka juga memanfaatkan sungai di dekat lokasi menggunakan pompa portabel.
Diserahkan ke Polisi
Dikatakan Tantri, tiga pemancing mabuk yang berhasil ditangkap diamankan Polsek Semarang Barat.
"Sejak awal langsung ketangkap. Tiga orang diamankan di mobil Polsek Semarang Barat," sebutnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Semarang Barat, AKP Suprapto, mengatakan ketiga orang itu telah dimintai keterangan sebagai saksi. Saat ini ketiganya telah dipulangkan.
"Saksi orang mancing cari kerang. Tidak diamankan, cuma dimintai keterangan, Mas. Selesai disuruh pulang," sebutnya.
Adapun terduga pembakar sampah masih belum ditemukan. Polisi masih melakukan penyelidikan.
"Yang bakar sampah belum diketemukan. Masih dalam penyelidikan," pungkasnya.
Simak juga Video 'Aplikasi yang Bisa Bantu Tangani Kebakaran Hutan':
(apu/afn)