Antusiasme masyarakat Jawa Tengah menyambut Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI begitu tinggi. Bahkan pada malam hari, warga tetap ramai datang untuk menyaksikan rangkaian perlombaan.
Pemandangan tersebut terlihat di Lapangan Pancasila (Simpang Lima) Kota Semarang, Rabu (16/9) malam. Sekitar seribu warga berkumpul untuk mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur'an dari peserta babak penyisihan cabang Seni Baca Al-Qur'an golongan dewasa.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, turut berbaur dengan warga yang menyaksikan perlombaan. Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin itu menyapa warga sekaligus berbincang mengenai pengalaman mereka seputar pelaksanaan MTQ Nasional di Jawa Tengah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah seorang warga Semarang, Nabil, mengaku sengaja datang ke Simpang Lima untuk menyaksikan perlombaan cabang Seni Baca Al-Qur'an. Ia mengaku menyukai keindahan lantunan ayat suci sekaligus ingin mengobati kerinduan terhadap suasana pesantren.
"Saya dulu santri di pondok, dari SD, SMP, SMA, luar biasa bisa menyaksikan langsung suara para qari dan qariah di ajang MTQ Nasional," katanya, dalam keterangan tertulis, Kamis (17/9/2026).
Warga Semarang lain, Rafi Pratama, mengaku sangat senang bisa menyaksikan langsung momen istimewa MTQ Nasional di kotanya.
"Senang sekali, karena ini adalah penantian yang lama, untuk jadi tuan rumah," kata siswa MAN 2 Semarang ini.
Rafi menyampaikan, dia dan teman-temannya mengaku mendapatkan pengalaman istimewa dengan pelaksanaan MTQ Nasional di Jawa Tengah.
"Keren, bagus, menyenangkan, seru," ungkapnya.
Gus Yasin juga menyapa sejumlah kafilah dari luar Jawa Tengah. Sebagian di antaranya merupakan keluarga kafilah yang datang untuk menemani sekaligus memberikan semangat kepada anggota keluarga mereka yang mengikuti ajang bergengsi tingkat nasional tersebut.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama panitia penyelenggara terus mematangkan persiapan seremonial penutupan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Jawa Tengah.
Rencananya, acara penutupan akan dilaksanakan di Lapangan Simpanglima Kota Semarang, Sabtu (19/9) malam. Acara penutupan dipastikan akan berlangsung meriah, dengan menghadirkan sejumlah kejutan serta hiburan menarik bagi masyarakat.
Gus Yasin mengatakan konsep seremonial penutupan dirancang mirip dengan kemegahan acara pembukaan. Mulai dari sajian tari pembuka, tari kolaborasi, hingga penampilan grup musik pendukung.
"Kami menyiapkan acara agar masyarakat lebih bahagia saat mengikuti penutupan MTQ kali ini," pungkasnya.
