Video seorang guru madrasah dikeroyok warga di Balai Desa Jatingarang, Kecamatan Bodeh, Pemalang, jadi viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi setelah proses mediasi terkait dugaan chat mesum yang dikirimkan guru tersebut kepada mantan muridnya.
Video viral itu salah satunya diunggah akun Instagram @pemalang.update. Dalam unggahannya juga disertakan keterangan yang menyebut DAS merupakan tenaga pengajar di salah satu MTs atau Madrasah Tsanawiyah (setara dengan SMP).
Dalam video, tampak oknum guru tersebut dikerubuti oleh warga. Sejumlah warga melayangkan pukulan ke arah guru tersebut saat dievakuasi ke mobil polisi
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya, kemarin mediasi di balai desa, kemudian berakhir dievakuasi oleh Polsek Bodeh, kemudian dibawa ke sini," kata Kasat Reskrim Polres Pemalang, AKP M Wildan Umar Rela, saat ditemui wartawan di Polres Pemalang, Selasa (15/9/2026).
Wildan mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (14/9) sore. Guru yang diketahui berinisial ADS itu langsung dibawa ke Mapolres Pemalang.
Wildan menjelaskan, pihaknya saat ini masih melakukan pendalaman terhadap informasi yang beredar, termasuk soal isi percakapan yang diduga dikirimkan oleh oknum guru tersebut kepada mantan muridnya.
"Untuk sementara masih kita dalami. Namun hasil sementara itu chatting-an pesan inbox dan WhatsApp, yang ditujukan ke mantan muridnya," ujar dia.
Ditanya soal rangkaian kejadian yang disebut berlangsung sejak 2021 dan berapa jumlah korbannya, Wildan menegaskan pihaknya masih melakukan pendalaman.
"Masih kita dalami," ujarnya.
