Panitia dan Peserta Minta Maaf Heboh 'Ritual Satanik' di SKNC Pekalongan

Panitia dan Peserta Minta Maaf Heboh 'Ritual Satanik' di SKNC Pekalongan

Robby Bernardi - detikJateng
Senin, 14 Sep 2026 13:53 WIB
M Akhid dari Tim Simone atau Simbang Gang One memberikan klarifikasi di Kelurahan Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Seni. (14/09).
M Akhid dari Tim Simone atau Simbang Gang One memberikan klarifikasi di Kelurahan Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Senin. (14/09).Foto: Robby Bernardi/detikJateng
Pekalongan -

Panitia Simbang Kulon Night Carnaval (SKNC) 2026 mengakui adanya peserta karnaval yang tampil dan heboh disebut melakukan ritual satanik. Panitia mengaku khilaf dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

"Kami dari panitia mohon maaf yang sebesar-besarnya atas khilaf atau kekurangan kami," kata perwakilan Panitia SKNC, Ziyad Azizi ditemui di Kelurahan Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Senin (14/9/2026).

Namun, terkait detail kejadian yang kemudian menjadi perhatian publik, pihak panitia mengaku tidak mengetahui secara rinci mengenai proses maupun maksud di balik penampilan yang dipersoalkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami dari perwakilan panitia membenarkan adanya karnaval atau KSNC 2026 yang dilaksanakan Kamis malam, 10 September 2026. Terkait kejadian yang berlangsung, secara detail pihak panitia tidak mengetahui," ujar Ziyad.

Ziyad menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari acara khitanan massal ke-61 yang diselenggarakan oleh Pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Simbang Kulon.

ADVERTISEMENT

Tim Simone Minta Maaf

Sementara itu, M Akhid dari Tim Simone atau Simbang Gang One turut menyampaikan permintaan maaf atas penampilan yang mereka bawakan di depan panggung. Tim Simone merupakan pihak yang memiliki ide kostum dan aksi teaterikal tersebut.

Ia mengaku menyesal karena kurang memahami konteks maupun referensi yang digunakan dalam penampilan tersebut. Menurutnya, pihaknya tidak bermaksud menampilkan sesuatu yang berkaitan dengan ritual tertentu.

"Kami perwakilan dari Tim Simone minta maaf. Kami menyesal, kami kurang literasi. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas penampilan kami di depan panggung," ujar M Akhid.

Untuk diketahui, salah satu akun instagram yang mengunggah cuplikan karnaval tersebut adalah @infobimantara. Terlihat sejumlah orang mengenakan jubah putih berwajah tengkorak. Bahkan ada juga yang berkostum hitam dengan wajah seram.

Terlihat juga ada aksi dimana kambing dibawa ke peti mati yang mereka bawa. Kambing itu kemudian disembelih.

"KARNAVAL MAULID NABI KOK PENTASNYA RITUAL SATANIC ?

Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026 di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, digelar sebagai rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus khitanan massal ke-61.

Namun, ada satu adegan yang mencuri perhatian.
Dalam sebuah pertunjukan, terlihat kambing disembelih di atas sebuah altar yang dikelilingi lilin. Bagian bawahnya menampilkan pentagram terbalik, kepala kambing, lingkaran konsentris serta simbol yang menyerupai aksara Ibrani.

Sekilas, komposisi tersebut sangat mirip dengan Sigil of Baphomet, simbol yang lekat dengan ikonografi okultisme dan Satanisme modern.

Lantas, apa sebenarnya konsep pertunjukan tersebut?" tulis akun tersebut.



(alg/apl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads