Seorang warga Karanganyar menjadi penumpang kapal Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin yang hilang kontak di perairan Laut Jawa. Korban yang diketahui bernama Jevon Joechelin Jotham (19) merupakan warga Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar.
"Iya (Jevon warga Ngringo). Yang bersangkutan merupakan putranya Pak Totok Hariyono. Secara KTP dia warga Dusun Benowo, tapi secara domisili rumah kediaman di Dusun Karangrejo, tapi masih satu desa, cuma beda dusun," kata Kades Ngringo, Apri Linawati, saat dihubungi detikJateng, Senin (14/9/2026).
Lina mengatakan, Jevon merupakan anak bungsu dari dua bersaudara. Ibunya sudah meninggal dunia sekitar 3 tahun lalu. Jevon tinggal di rumah bersama ayahnya, sedangkan kakaknya bekerja di Bali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pascalulus, Jevon masih menganggur kemudian diajak bekerja oleh rekannya bernama Aldo Nurahmansya. Diketahui, Aldo juga menjadi penumpang kapal tersebut.
"Ada salah satu orang yang dekat rumah (korban), namanya Aldo. Aldo itu secara KTP warga Semanggi, Solo, cuma dia dan keluarganya ngekos di Karangrejo, dekat dengan rumahnya Pak Totok," ucapnya.
Aldo mengajak Jevon mencari kerja di sebuah perkebunan sawit di Banjarmasin. Keduanya kemudian berangkat dari Karanganyar ke Surabaya pada Jumat (11/9), dengan menumpang Kapal Virgo Transport 8 ke Banjarmasin.
"Aldo sama Jevon ke Banjarmasin dalam rangka mau merantau mencari kerja di perkebunan sawit. Berangkatnya (dari Karanganyar) hari Jumat," jelasnya.
Dari informasi yang didapat, Jevon sempat menghubungi pihak keluarga pada Sabtu (12/9) siang. Setelah komunikasi itu, Jevon sudah tidak bisa dihubungi lagi hingga saat ini.
"Memberi kabar jika kalau sudah sampai Banjarmasin, mau dikabari. Mungkin sudah mau berangkat naik kapalnya. Ternyata itu komunikasi terakhir," ucapnya.
Kapal Virgo Transport 8 kemudian hilang kontak pada Minggu (13/9) sekitar pukul 01.00 WIB, usai melaporkan menghadapi cuaca buruk. Ayah Jevon yang mengetahui kejadian itu menjadi tidak tenang, dan memutuskan ke Surabaya mencari informasi putranya.
"Pak Totok ke Surabaya menunggu progresnya. Karena sampai tadi malam beliau tidak tenang, dan memutuskan ke Surabaya tadi malam," ucapnya.
Dihubungi terpisah, Camat Pasar Kliwon, Kota Solo, Ari Wibowo, telah menelusuri alamat Aldo Nurahmansya.
"Yang bersangkutan warga Kepatihan Wetan, bukan Semanggi," kata Ari, saat dihubungi detikJateng.
Dilansir detikNews, Basarnas melakukan pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap Kapal Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin yang hilang kontak di perairan Laut Jawa. Kapal Virgo yang membawa 243 orang sempat melaporkan berlayar menghadapi cuaca buruk lalu hilang kontak.
"Dilaporkan info awal operasi SAR kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 hilang kontak di Laut Jawa, Provinsi Kalimantan Selatan," kata Kabasarnas Marsdya TNI Mohammad Syafii kepada wartawan, Minggu (13/9).
Titik koordinat Kapal Virgo hilang koordinat berada di 4°31'51.82"S 114° 2'6.88"E Heading 203.94°, jarak tempuh sekitar 80 nautical mile dari Dermaga SAR Basirih Banjarmasin, waktu tempuh sekitar 5 jam.
Berikut kronologi Kapal Virgo hilang kontak:
1. Pukul 01.00 WIB, Kapal Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin melaporkan menghadapi cuaca buruk dan selanjutnya terjadi hilang kontak.
2. Pukul 04.10 WIB, GM Virgo Transport 8 melaporkan kejadian tersebut ke Kantor SAR Banjarmasin untuk mendapatkan bantuan pencarian dan pertolongan.
3. Pukul 04.30 WIB, Kantor SAR Banjarmasin memberangkatkan 1 tim menuju Dermaga SAR Basirih dan berangkat menuju titik terakhir kapal yang diketahui menggunakan KN SAR Laksmana 241 dengan estimasi 5 jam perjalanan.
4. Basarnas Command Center (BCC) telah mengirimkan broadcast radio ke seluruh saluran di kawasan dan mengirimkan peta prediksi digital untuk dasar pelaksanaan SAR
