Sebuah jembatan di Dukuh Nawud, RT: 05/III , Desa Tegalmade, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo ambrol. Naasnya, jembatan itu ambrol saat ada truk yang melintas, sehingga truk terperosok ke sungai.
"Semula truk berjalan dari arah selatan ke utara. Sesampainya di Jembatan Sukoharjo Kali Nuwud, pada saat melintas di atas jembatan, tiba-tiba jembatan roboh karena tidak kuat menahan beban dari truk dump yang mengangkut tanah ladu untuk proyek pengurukan PDAM," kata Kapolsek Mojolaban AKP Askolani Budiyanto, saat dihubungi detikJateng, Kamis (10/9/2026).
Kecelakaan terjadi pukul 12.15 WIB. Akibat kejadian itu, sopir truk bernama Simin itu mengalami luka ringan, dan sempat dilarikan ke RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo. Sementara truk masih dalam proses evakuasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Askolani mengatakan, proses evakuasi truk terkendala truk crane yang kesulitan menuju ke lokasi karena jalan yang sempit. Setelah truk crane berhasil ke TKP, posisi truk yang melintang di tengah pondasi jembatan, menjadi kendala.
"Saat ini masih proses evakuasi, crane sudah bisa masuk ke lokasi. Yang membuat agak lama karena body truk menyangkut sisi jembatan. Dari laporan petugas yang dilapangan, akan menggunakan bego untuk memperlebar sisi jembatan, agar mudah di tarik," jelasnya.
Dia mengatakan, jembatan yang ambrol merupakan jembatan tua yang sudah dibangun sejak tahun 1987. Sebenarnya itu hanya jembatan alternatif, karena ada jembatan utama di sisi timur.
Karena proses evakuasi dan jembatan sudah putus, akses ke jembatan tersebut ditutup.
"Jembatan di tengah desa. Kebetulan akses jalan tidak terganggu, karena di sebelah timur masih ada jembatan utama yang sering di gunakan oleh masyarakat," pungkasnya.
