Bilik-bilik Mesum di Pantai Cemoro Sewu Pemalang Digerebek, Ada Sejoli Diciduk

Bilik-bilik Mesum di Pantai Cemoro Sewu Pemalang Digerebek, Ada Sejoli Diciduk

Robby Bernardi - detikJateng
Kamis, 10 Sep 2026 16:49 WIB
Satpol PP saat membongkar bangunan yang diduga digunakan sebagai bilik asmara di kawasan Pantai Cemoro Sewu Pemalang. Foto diunggah Kamis (10/9/2026).
Satpol PP saat membongkar bangunan yang diduga digunakan sebagai bilik asmara di kawasan Pantai Cemoro Sewu Pemalang. Foto diunggah Kamis (10/9/2026). Foto: dok. Satpol PP dan Damkar Pemalang
Pemalang -

Bilik-bilik yang diduga dipakai sebagai tempat mesum kembali muncul di kawasan Pantai Cemoro Sewu, Desa Kendalrejo, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang. Pihak Satpol PP menggerebek lokasi itu dan menemukan kondom hingga sejoli bukan pasutri di balik bilik itu.

"Ya, itu kejadian pada Rabu (9/8). Kami menindaklanjuti laporan masyarakat, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pemalang melaksanakan kegiatan penertiban di lokasi," kata Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pemalang, Ahmad Hidayat, saat dimintai konfirmasi detikJateng, Kamis (10/9/2026).

Dalam penertiban tersebut, dijelaskan Dayat, pihaknya menemukan sejumlah bungkus alat kontrasepsi. Bahkan, juga pasangan bukan suami istri yang tengah asyik di dalam bilik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam kegiatan itu, petugas menemukan sejumlah bekas bungkus alat kontrasepsi yang berada di sekitar bilik, serta pasangan bukan suami istri di bilik tersebut," ungkapnya .

ADVERTISEMENT

"Selanjutnya dilakukan pendataan serta pembinaan di lokasi," ujarnya.

Petugas kemudian membongkar dan menertibkan bilik-bilik tersebut. Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat sekaligus mencegah penyalahgunaan fasilitas di kawasan wisata.

Dayat melanjutkan, pihaknya memang tengah giat melakukan pembersihan lokasi yang diduga sebagai tempat-tempat mesum. Ia mengimbau warga masyarakat ikut menjaga ketertiban, kebersihan, serta norma kesusilaan di lingkungan sekitar, terutama di kawasan wisata yang merupakan ruang publik.

"Kami memastikan akan terus menindaklanjuti setiap pengaduan masyarakat. Langkah-langkah penertiban akan kami lakukan, apabila ditemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat," pungkasnya.



(apu/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads