Korban Keracunan MBG di Gembong Pati Meluas Jadi 3 Sekolah

Korban Keracunan MBG di Gembong Pati Meluas Jadi 3 Sekolah

Dian Utoro Aji - detikJateng
Kamis, 10 Sep 2026 13:27 WIB
Ambulans hiling mudik mengangkut korban keracunan di Gembong Pati, Rabu (9/9/2026).
Ambulans hiling mudik mengangkut korban keracunan di Gembong Pati, Rabu (9/9/2026). Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng
Pati -

Dugaan keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Gembong Kabupaten Pati kembali bertambah menjadi total tiga sekolah. Ternyata ada belasan siswa dari MTS Manbaul Ulum, Desa Bermi, Kecamatan Gembong, yang dibawa ke rumah sakit karena mengalami mual hingga diare.

"Total 11 siswa yang dibawa ke rumah sakit," kata Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan MTS Manbaul Ulum Bermi Gembong, Ahmadi Rozaq, saat dihubungi detikJateng, Kamis (10/9/2026).

Dia menjelaskan belasan siswa ini dibawa ke sejumlah rumah sakit di Pati. Ada 8 siswa di RS KSH, 2 siswa dibawa ke RSUD Soewondo, dan 2 siswa dibawa ke RS Mitra Bangsa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di KSH ada 8 siswa, RSUD Pati ada 2, dan RS Mitra ada 2 siswa, total 11 siswa," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Belasan siswa ini mengalami mual dan diare setelah menyantap MBG pada hari Selasa (8/9) kemarin. Akan tetapi reaksi dugaan keracunan baru dilaporkan Rabu (9/9) kemarin.

"MBG hari ini tidak ada, itu MBG hari Selasa (8/9) terus reaksi hari tadi malam," jelas Ahmadi.

"Ada yang mual, pusing dan diare banyak variasinya," lanjut dia.

Sebelumnya diakui ada siswanya yang mengalami mual dan pusing yang sempat berobat ke puskesmas. Setelah diberikan obat kondisinya berangsur membaik. Akan tetapi jumlah siswa tersebut belum ada data pastinya.

"Ada yang kemarin sudah diberikan obat ke IGD terus kondisinya baik. Ini saya cek semua, beberapa kelas ada 6 kelas, terus agak lemas terus saya bawa ke puskesmas," kata dia.

Ahmadi mengatakan siswanya ini menerima MBG dari SPPG Pati Gembong 1. SPPG ini sama dengan yang menyalurkan MBG ke SMP Negeri 1 Gembong dan MTS Negeri 3 Pati di mana ada ratusan siswa dari dua sekolah itu yang mengalami keracunan usai menyantap MBG.

"Menu nasi bakar, ini sama SPPG Pati Gembong 1 sama SMP Negeri 1 Gembong, dan MTS Negeri 3 Pati," jelasnya.

Dia mengatakan jumlah siswa yang ada MTS tersebut totalnya ada 205 siswa. Dari jumlah itu belasan siswa kini tengah dirawat di rumah sakit karena diduga keracunan usai santap MBG.

"Menerima semua, 205 siswa menerima MBG dari penerima," jelasnya.

Pemkab Pati Tetapkan KLB

Diberitakan sebelumnya, ratusan siswa dan guru dari SMP Negeri 1 Gembong dan MTs Negeri 3 Pati dilaporkan keracunan usai menyantap MBG. Setelahnya Pemerintah Kabupaten Pati menetapkan kejadian luar biasa (KLB) guna memastikan penanganan siswa yang diduga keracunan secara maksimal.

"Karena menyangkut keselamatan korban dan (jumlah penderita ratusan) kasus tersebut masuk dalam kategori Kejadian Luar Biasa (KLB)," kata Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra dalam keterangan resmi kepada wartawan, Kamis (10/9).

Chandra mengatakan adapun untuk pembiayaan penanganan dalam kondisi darurat dapat menggunakan belanja tidak terduga. Terlebih hal ini menyangkut keselamatan korban dan kasus tersebut masuk dalam kategori KLB.

"Prioritas kami saat ini adalah memastikan seluruh siswa dan guru yang mengalami keluhan telah mendapatkan penanganan dan memastikan kondisi mereka terus terpantau," jelas dia.

Dia mengatakan data terbaru per Kamis (10/9) pagi korban dugaan keracunan dari SMP Negeri 1 Gembong dan MTs Negeri 3 Pati yang masih dirawat inap di RSUD Soewondo dan RS Mitra Bangsa ada sekitar 45 anak.

"Totalnya 45 siswa yang masih dirawat inap di rumah sakit," ujarnya.



(ams/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads